Pages

19 March 2012

Usaha Kecil Untuk Menjalin Ikatan Hati

Kalau diibaratkan bedanya hitam dan putih itu seperti terang dan gelap, bedanya gula dan garam itu seperti senyum dan cemberut, kalau bedanya saya dengan dia kira-kira seperti apa ya?, tapi yang jelas ada saja pembeda antara yang satu dengan yang lainnya. Harus disadari dan dimaklumi kalau perbedaan adalah hal yang lumrah bukan rahasia dan tabu untuk dikemukakan, dan memang segala sesuatu di dunia berpasangan yang notabene keduanya berbeda.

Ada kesamaan yang menyatukan, dan itu adalah ikatan yang abadi yaitu ikatan hati, kedua insan yang meski berbeda bisa menyatu karena adanya ikatan itu. Dengan ikatan itu mereka tidak berselisih karena perbedaan, dengan ikatan itu timbul rasa saling memahami satu sama lain, ujung-ujungnya saling melengkapi. Maka memohonlah kepada Alloh untuk mengikatkan hati-hati kita dengan orang disekitar kita, karena meski begitu banyaknya perbedaan dengan izin Alloh semuanya akan menyatu.

Saya mencoba menuliskan usaha kecil yang bisa dilakukan untuk membuat ikatan hati itu terjalin, semoga bermanfaat, usaha kecil itu diantaranya :

1. Selalu mendo'akan kebaikan untuk saudara, orang yang dekat disekitar kita. Hal kecil ini jika rutin dilakukan InsyaAlloh akan berefek luarbiasa.

2. Berusaha untuk bisa memberi sesuatu, meski hal itu kecil. Bisa dimisalkan meski itu hanya sebuah senyuman atau ucapan salam.

3. Selalu mengingat kebaikan-kebaikan saudara dan orang terdekat kita, meski itu sudah lama terjadi.

Saya sarankan usaha kecil ini bisa diagendakan setiap hari, sehingga ikatan itu disamping bisa terjalin dengan baik juga bisa memperkuat ikatan yang sudah ada.

Wallau'alam..

12 March 2012

Targetan 1 Tahun

Ingat ketika ada wawancara kerja, saya ditanya tentang targetan setahun atau dua tahun kedepan, lalu saya menjawab dengan mantap kalau tahun ini saya menargetkan untuk kuliah, dan tahun kedua saya sudah nikah. Dua targetan yang standar dan rata-rata, tapi bagi saya itu sangat berarti. Kuliah saya jadikan targetan tahun ini agar ilmu saya bertambah lebih cepat, karena lingkungan akan menentukan akan jadi apa kita nanti, kuliahan saya angap lingkungan kondusif  karena disana memiliki tradisi keilmuan yang kental agar saya terpacu untuk meningkatkan keilmuan saya, gelar adalah nomor dua.

11 March 2012

Ada yang aneh dengan settingan template atau apa ya?

Saat ini saya merasa ada yang aneh dengan blogku dan sebagian blog teman yang aku kunjungi, setiap saya klik untuk melihat postingan selengkapnya mendadak layar blank, browser yang saya pakai menunjukan sedang loading tapi gak beres-beres, ini menurut saya aneh.

Terasa merepotkan kalau mau berkomentar, terpaksa harus klik stop loading. Pertama kali saya alami ketika mengecek postingan sendiri, saya mengira kalau ada yang salah dengan setingan template, tapi ketika diutak atikpun masih sama saja, dan ketika berkunjung ke salah satu blog teman hal yang sama terjadi, layar blank loading terus.

Kepada teman-teman blogger kira-kira apa ya yang salah? saat ini template saya sudah saya ubah ke template klasik tapi tetep loading ketika klik posting selengkapnya. 

10 March 2012

Anak dan Ibu yang Solehah

Hubungan ibu dan anak sholeh... Suatu sore, seorang anak menghampiri Ibu nya didapur Dia menyerahkan selembar kertas yang telah di tulisnya.... setelah sang Ibu mengeringkan tangannya Dia pun membacatulisan itu... dan inilah isinya:

 ~Untuk memotong Rumput.... 2 Dinar
~Untukmembersihkan kamar tidur minggu depan ini.... 1 Dinar
~Untuk pergi ke toko disuruh Ibu.... 1 dinar
~Untuk menjaga adik waktu ibu belanja ....1 Dinar
~Untuk membuang sampah... 1 Dinar
~Untuk nilai bagus..... 3 Dinar
~Untuk menyapu Halaman.... 1 Dinar
~Jadi hutang Ibu........ 9 Dinar

Sang Ibu memandangi anaknya dengan penuh Harap.. Berbagai Kenangan terlintas dalam benak Sang Ibu.... Lalu Dia mengambil pulpen membalikkan kertas Dan inilah Tulisannya:

 ~Untuk Sembilan bulan Ibu mengandung kamu.... Gratis
~Untuk semua malam ibu mendoakan kamu.... Gratis
~Untuk semua saat susah dan airmata dalam mengurus kamu.... Gratis
~Untuk semua mainan, makanan, dan baju.... Gratis Anak ku....
Kalau Kamu menjumlahkan semuanya Akan kamu dapati bahwa harga Cinta Ibu....... GRATIS

Seusai membaca apa yang ditulis ibunya sang anak pun berlinang Air mata dan menatap wajah Ibunya Kemudian Dia mengambil pulpen dan menulis sebuah kata_ kata dengan huruf_huruf besar.....

"L U N A S"

Sebuah cerita yang menarik menurut saya, seorang anak kadang itungan terhadap apa-apa yang dilakukan saat membantu ibunya (mungkin termasuk saya), tapi setelah membaca cerita ini mungkin saya harus segera melupakan itungan itu yang sangat tidak sebanding dengan jasa-jasa dan kasih sayang yang dicurahkan ibunda tercinta.   

Sumber : http://my.opera.com/arieftewe/blog/2011/01/07/ibu-dan-anak-sholeh

   

09 March 2012

Kritisi Kenaikan BBM

Masalah itu akan terus terulang terus dan terus, selama masalah ditangani bukan dengan ilmu, masih mendahulukan kepentingan sesaat atau nafsunya. Nafsu kepentingan sesaat saat ini begitu jadi trend, demi popularitas, demi prestise, demi jabatan, demi keuntungan materi segala upaya dilakukan, sehingga budaya keilmuan menjadi dikesampingkan. Akibat yang muncul ketika nafsu kepentingan didahulukan dan ilmu dikesampingkan adalah timbulnya kerusakan-kerusakan bahkan kehancuran. "Jika masalah diserahkan kepada yang bukan ahlinya (yang memiliki ilmu tentang bidang yang dihadapi) maka tunggulah kehancurannya", perkataan ini diucapkan 15 abad yang lalu dan telah banyak buktinya yang membenarkan perkataan itu.

Kenaikan BBM sudah dijadikan pilihan pemerintah dan rakyat kecil mungkin hanya bisa pasrah dan menerima BLT per bulan Rp. 150 ribu itupun katanya hanya untuk 9 bulan,  seandainya rakyat melalui wakil-wakilnya disenayan hanya berdiam diri. Kenaikan BBM adalah hal yang sudah beberapa kali dilakukan pemerintah saat ini, dengan berbagai alasan dan argumen.

Saya merasa perlu berfikir kritis, melihat kondisi jalanan atau lalulintas, saat ini begitu banyak kendaraan bermotor, bahkan jalanan di kota-kota pun hampir setiap hari padat bahkan macet, sungguh ini pemborosan BBM yang terang-terangan yang dibiarkan pemerintah. Saya merasa wewenang pemerintah begitu lemah sehingga untuk mengatur penggunaan BBM saja tidak mampu, lalu kemudian malah membuat masalah menjadi rumit dengan menaikan BBM, yang dampaknya bukan hanya untuk yang mempunyai kendaraan bermotor, dipastikan harga sembako bagi rakyat kecil dipastikan naik.

Nafsu Kepentingan atau Ilmu, manakah yang akan anda pilih, wahai penguasa?