Menjadi Pemenang

Kemenangan adalah suatu hal yang sama-sama kita cita-citakan ketika mengikuti perlombaan yang berhadiah umroh misalnya, kemenangan jadi harapan bersama. Kemenangan jadi mimpi terindah bagi para peserta yang mungkin kita termasuk didalamnya, usaha dan pengorbanan kita jadi tidak sia-sia dengan hadirnya kemenangan itu. Kemenangan juga bisa jadi kekuatan untuk terus berusaha lebih gigih di masa depan, melompat lebih tinggi lagi.

Kemenangan adalah sebuah pilihan yang kita tentukan ketika kita berusaha, berjuang, berkorban, sehingga kemenangan itu bisa menguatkan lagi cita-cita kita yang lebih besar. Cita-cita yang paling besar adalah ridha Allah SWT, karena bumi dan langit serta seisinya termasuk kita didalamnya adalah kepunyaan Allah, jika Allah ridha kepada kita maka kita akan bahagia, apalagi yang kita inginkan selain kebahagiaan?.

Kemenangan adalah sebuah keharusan jika kita memang betul-betul ingin bahagia, berusaha menggapai ridha Allah, melakukan hal-hal yang membuat Allah ridha. Berusahalah, jangan menyerah, bertawakallah niscaya kita menjadi pemenang.

 

| 7

Menjadi Kuat

Ternyata menjadi kuat itu penting, karena bagaimana bisa kita melindungi seseorang yang kita cintai dan sayangi kalau kita dalam keadaan lemah. Orang yang kuat lebih disukai Allah, karena dengan kekuatan itu maka akan memperkuat juga kedudukan agama Allah, Islam, di muka bumi ini, sehingga tidak akan terjadi pelecehan terhadap Islam atau pun Rasulullah Muhammad seperti yang pernah terjadi baru-baru ini. Pantas saja kalau mereka melecehkan Islam, karena mungkin mereka melihat kita dalam keadaan tidak punya kekuatan dan mudah dipecah-belah.

Menjadi kuat itu penting, karena dengan kekuatan itu kita mampu membela diri juga bisa membela orang lain yang terzalimi. Kejahatan tidak akan merajalela ketika para pejuang kebenaran kuat, bersatupadu dalam sebuah barisan yang kokoh, dengan melihat persatuan yang kokoh pejuang kebenaran, maka para penjahat perlu berpikir seribu kali untuk mencoba membuat onar atau kejahatan.

Merasa lemah adalah penyakit, dan obatnya adalah latihan untuk menjadi kuat, tidak mengeluh ketika datang ujian, menghadapi kesulitan dengan gagah berani. Ujian adalah sarana untuk menguatkan diri, setiap ujian membuat kita lebih kuat dan lebih kuat lagi. Jangan menyerah, resiko terbesar dalam setiap ujian adalah mati, dan mati bukan akhir dari segalanya, justru jika kita termasuk pejuang kebenaran maka setelah kematian itu adalah jalan menuju kebahagiaan abadi di Surga Allah.

Bangkit menjadi kuat adalah pilihan yang harus ditempuh agar dunia ini damai, agar tidak ada kejahatan yang merajalela, agar tidak ada lagi orang yang terzalimi.


| 2

Kekuatan Yang Menolong

Banyak orang ingin kuat secara finansial, tapi sadarilah kekuatan itu belum tentu bisa menolong, ketika kita dalam keadaan sakit, banyak orang yang mengerahkan kekuatan berupa kekayaan untuk sembuh dari penyakitnya, tapi hasilnya tidak begitu membahagiakan. Bukan masalah mana yang lebih berharga kekayaan atau kesehatan, karena keduanya adalah kombinasi yang dengannya membuat hidup bisa dinikmati. Kekayaan yang ada tanpa kita dalam keadaan sehat akan terasa hambar. Kesehatan yang ada tapi dalam keadaan serba kekurangan membuat kita kadang sulit bersyukur dan berderma.

Kekuatan yang menolong itu kadang kita tidak sadari ada dalam diri kita, tapi ego itu begitu kuat sehingga kita melupakannya. Merasa punya banyak ilmu, kekayaan, mapan, lalu merasa bebas dari ancaman, "Lemahlah kamu!" kata Allah SWT, maka tiba-tiba kita merasa lemah. Segala upaya pun kita lakukan kecuali satu, mengharap pertolongan Allah SWT, karena itu Allah biarkan kita kesana-kemari, bolak-balik, jungkir-balik,  namun hasilnya kurang memuaskan, ada saja yang kurang.

Kembali kepada Allah SWT sebelum jauh-jauh mencari solusi, mendekati-Nya dengan penuh ketundukan, lalu bisikan; "Ya Allah, Yang maha pengasih lagi maha penyayang, tolonglah hamba.."


 #Siapkan headset untuk mendengar Ceramah Ustad
 #Pasar Kaget Bandung/Lampu Tidur Unik

| 3

Pilihan Terakhir

Akan beda, jelas akan beda, ketika orang ada di waktu lapang dengan orang yang berada dalam kesempitan. Dalam bersikap dan dalam bertindak, banyak yang tertipu ketika dalam keadaan lapang, banyak yang salah jalan ketika ada dalam kesempitan, hanya sedikit mereka yang selamat, mereka selamat karena rahmat dari Alloh SWT.

Beruntung mereka yang tetap dalam kebaikan yang memilih cara-cara yang baik baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Ingatlah semua berkat rahmat Alloh SWT, dengan rahmatNya diberilah ilmu, kemudian diberikan kesempatan untuk mengamalkan ilmu itu dengan baik, sehingga termasuk golongan yang selamat.

Semoga Alloh menganugerahkan kita kekuatan untuk memilih kebaikan saja dalam pilihan-pilihan yang kita hadapi hingga pilihan terakhir. Harapan ini tentu harapan semua orang, tinggal kita mendekat kepada Alloh SWT, berusaha dengan usaha terbaik yang kita bisa, dan berserah diri kepada Alloh SWT dengan hasil yang kita akan peroleh.


SWT : Subhanahu Wa Ta'ala (Maha suci dan maha tinggi. Ind, Glorified and Exalted be He. Ing)



#Siapkan headset untuk mendengar Ceramah Ustad
#Pasar Kaget Bandung/Lampu Tidur Unik

Titik Aman

Bacalah Perlahan ya..

Santai..

Kehidupan ini selalu berganti dari malam ke siang lalu ke malam lagi, terus begitu, pantas jarum jam selalu berputar, berhenti kalau batrenya habis, kalau sudah diganti, barulah berputar lagi, terus begitu, sampai hari akhir yang waktunya hanya Alloh saja yang tahu. Keadaan ini dianggap biasa, memang dari sananya begitu, seakan lupa kalau alam ini diciptakan Alloh dengan sistematis, ada pesan di sana, setiap peristiwa adalah ayat-ayat yang menunjukan kebesaran sang maha pencipta, Alloh.

Jangan bermimpi untuk mendapat titik aman, bodoh sekali kalau ada yang beranggapan bisa mendapat titik aman di kehidupan ini, titik aman hanya ada setelah kehidupan ini berakhir, itupun tergantung amal-amalan. Titik aman itu Alloh janjikan kepada orang-orang yang yakin dan menjalankan keyakinannya dan terus istiqamah, bagi mereka keberuntungan yang besar, tempat tinggal mereka adalah sebaik-baik tempat tinggal.   

 
#Siapkan headset untuk mendengar Ceramah Ustad

Bapa dan Kopinya

Minum kopi jadi kebiasaan bapaku dari dulu sampai sekarang, kalau bertemu beliau di pagi atau sore hari pastilah disampingnya ada segelas kopi. Entah kenapa beliau begitu sukanya dengan kopi hingga ungkapan dimana ada gula di situ ada semut bisa di terapkan disini, jadi dimana ada bapa di pagi atau sore hari disitu juga ada segelas kopi.

Ternyata ada beberapa manfaat minum kopi, menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak.

Namun ada juga beberapa ancaman jika mengonsumsi kopi berlebihan, Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.

Mungkin bapakku tidak perlu tahu juga manfaat dan ancaman minum kopi, beliau sudahlah tentu tahu dengan otomatis karena jam terbang minum kopinya berbilang tahun, karena itu saat ini cuma di dua waktu saja beliau ditemani segelas kopi.

Sumber
Kalimat yang selalu aku ulangi, ketika mengingat bapa dan kopinya:
 
"Rabbighfir lii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa" (Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah kedua orang tuaku sebagaimana mereka telah memelihara / mendidikku sewaktu aku kecil).

# Mendengarkan Ceramah Ustad

| 9

Tulisan Basi : Memori Lama

Aku ingat pernah menulis "Aku suka karena melihat tulisanmu", mungkin semenjak itu dia tidak menulisi lagi blognya, entah karena mantra yang aku tulis atau rasa malas untuk menulis atau lupa pasword, aku tidak faham.


Itu sudah lama, lama-lama sekali, anehnya aku masih ingat, mantara omong kosong, kosong dari dzikrulloh, yang hanya menuruti hawa nafsu, masa lalu yang konyol ini masih ada di folder memori lama di fikiranku.

Rencananya aku akan menyimpannya di Recycle bin tapi (ya salam..) inilah uniknya ingatan manusia, yang mau dilupakan malah ga lupa-lupa, yang lupa malah susah ingat lagi.

Memori lama bolehlah masih ada, ambil hikmahnya, mulai pasang baner besar di fikiran, "Jangan asal tulis, orang yang baca jadi kapok atau mungkin males atau mungkin lupa pasword atau sesuatu yang mungkin kamu juga tidak faham".

Sumber

 #Mendengarkan Ceramah Ustad





Ucapkan Saja

Teringat perkataan "Kita bisa ngomong sama orang yang sudah meninggal, yang tidak bisa itu, orang yang sudah meninggal ngomong sama kita". Perkataan ini membuatku berucap "Iya juga ya" meski aku ucapkan dalam hati, ini berkaitan dengan keinginan kita menyampaikan kerinduan kita kepada orang yang kita kasihi yang kebetulan sudah meninggal, beda alam, untuk yang masih hidup mah kan gampang, bisa langsung diucapkan, atau lewat hadiah, atau surat/pesan.


Kalau rindu kepada seseorang yang sudah meninggal tinggal ucapkan saja, semoga saja dia, Almarhum/almarhumah, mendengar apa yang kita ucapkan, atau memohon kepada Alloh supaya menyampaikan pesan kita kepadanya, kalau Allah sudah berkehendak mah maka kehendakNyalah yang terjadi. Sudah jadi fitrah manusia punya kerinduan kepada sang kekasih hati yang sudah meninggal, kekasih disini bisa seorang suami, atau istri, anak, ibu, bapa, guru, dan lain-lain.

Alloh yang maha mendengar, mendengar do'a kita, apa yang kita ucapkan berupa kerinduan itu, dan kerinduan itu karena Alloh, maka Alloh akan sampaikan kerinduan itu kepada orang yang kita rindukan, meski sudah berbeda alam. Bukan berarti kita putus hubungan dengan orang yang kita kasihi, ketika dia sudah meninggal, karena ada Alloh yang maha mendengar doa kita.

Sumber
  

| 2

Musuh Dimana-mana

Seribu teman akan terasa kurang, siapa yang mau punya seribu teman? pastilah kita semua mau punya seribu teman, apa lagi kalau mereka suka traktir makan yang kebetulan kita sedang kelaparan dan Kanker (kantong kering), jadilah seperti di surga.


Satu musuh akan terasa banyak, siapa yang mau punya satu musuh? manusia yang normal mah pasti tidak mau punya musuh, soalnya dari satu musuh saja dunia kadang jadi terasa berbeda, gerakan jadi terbatas, tidak nyaman pokoknya, jadilah dunia ini selebar daun kelor.

Tapi kenyataan berkata lain, kita terlahir dengan banyak musuh, dari mulai hawa nafsu yang ada di diri kita yang selalu mendorong untuk berbuat dosa hingga kita bisa terjerumus ke dalam api neraka kalau tidak bisa melawannya.

Juga musuh kita yaitu makhluk yang dulu sombong di hadapan Alloh, dia adalah syetan, yang berpura-pura mendekati kita dan membisikan bisikan untuk juga berbuat dosa, kalau kita tidak berlindung kepada Alloh, maka celaka kita, karena syetan itu begitu licik.

Keluarga pun jadi musuh kita juga rupanya, mereka yang dekat menjadi musuh ketika mereka melalaikan kita dari beribadah kepada Alloh, ajaklah keluarga kita untuk mentaati Alloh sehingga kita sekeluarga bisa selamat dari api neraka.

Saudara, sahabat, tetangga, masyarakat, negara, bahkan dunia ini adalah musuh ketika mereka melalaikan kita dari beribadah kepada Alloh, ajaklah saudara, sahabat, tetangga, masyarakat, negara, bahkan dunia untuk mentaati Alloh sehingga kita semua bisa selamat dari api neraka.

Sumber

Penting !!!
Mendengarkan Ceramah Ustad


| 7

Tulisan Santai : Goal kita apa sih?

Hapeku berbunyi tanda ada pesan masuk, suara motor yang di gas beberapa kali, sengaja diseting suara itu supaya kalau lupa disilentkan pas sholat di masjid tidak terlalu mencolok, atau biar aku selalu teringat dengan suara motor impian, (mohon jangan bilang "Wow", mungkin ini tidak penting). Isi pesannya adalah :

"Orang yang tak jelas goal/tujuan hidup dan tak fokus, 
dijamin akan banyak kesia-siaan dan hidup jadi mubazir."




Goal apa sih?, jadi otomatis muncul pertanyaan dalam pikiranku setelah menerima pesan singkat ini. Mungkin ada juga yang sudah otomatis dengan jawabanya bagi sebagian orang karena kehidupannya penuh dengan goal-goal yang sudah terscedule rapih dalam buku catatan atau tempelan di dinding kamar yang setiap hari bisa kelihatan, sehingga sudah melekat dalam pikiran.

Berbeda dengan aku yang goalnya yang kalau di tanya orang mungkin klise; ingin beramal soleh, ikhlas, diridhoi Alloh. Terus terang hidupku ini harus segera dibenahi sehingga goal itu menjadi berwujud amal nyata yang tertanggalkan sehingga bukan hanya Alloh yang tahu tapi orang-orang juga tahu juga menikmati hasil kerjaku, menjadi orang yang bermanfaat dalam wujud yang lebih spesifik.

Kedepannya harus juga aku membuat catatan khusus atau tempelan di dinding pake sterofoam atau apapun itu, aku harus punya goal dan fokus sebagai upaya untuk terhindar dari kesia-siaan dan hidup yang mubajir.

Sumber

Penting !!!
Mendengarkan Ceramah Ustad
 

| 3

Ampun Ya Alloh..

Kalau dipikir-pikir aku sering aneh, setiap hari aku minta petunjuk ke Alloh kurang lebih 17 kali dalam sehari lewat sholatku, tapi bukannya menuruti petunjuk yang ada, yang Alloh turunkan lewat Rasululloh berupa Quran dan hadist, aku malah lebih memilih pemikiranku yang kadang ngaco.
Aku seperti bermain-main kata dengan Alloh, di satu waktu minta petunjuk eh.. ketika petunjuk itu sudah ada aku tidak peduli atau pura-pura tidak tahu atau pura-pura tidak paham. Mungkin oleh sebab itu Alloh juga bermain-main dengan kehidupanku, sebagai balasan yang mungkin tidak sepadan dibanding keberanianku mempermainkan kata di hadapanNya, Pencipta Alam Semesta.

Kalau seseorang sudah berkata tapi beda dengan kenyataan, bisa disebut bohong, dan itu mungkin sama dengan yang aku lakukan, sungguh terlalu. Manusia mana yang mau dibohongi?, ada juga sih yang mau-maunya dibohongi dengan berita atau acara TV, tapi bagi manusia normal yang menggunakan akal fikirannya dengan baik, mana ada?. 

Aku terlalu banyak bermain-main, cukup sudah. Aku harus Tobat. Aku harus melakukan apa yang dikatakan. Seiring sejalan antara perkataan dan perbuatan.

Sumber
PENTING!!  
Mendengarkan Ceramah Ustad


Metode Menghafal Qur'an : Melibatkan Emosi

Suatu waktu aku mendengarkan ceramah seorang ustad, beliau berkisah ketika Rasululloh Muhammad selesai sholat subuh yang diriwayatkan itu adalah sholat subuh terakhir Rasululloh, Rasululloh membalikan badannya menghadap para sahabat yang sudah bercucuran air mata karena merasa Rasululloh sudah tidak lama lagi akan meninggalkan mereka,
Rasululloh membaca ayat Al Kahfi ayat 110 :

Artinya : Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".

Tahukah saudara-saudara kalau setelah mendengar ceramah, aku jadi begitu semangat menghafal ini ayat, dan Alhamdulillah hafal plus terjemahannya dalam waktu relatif singkat.

Dari itu akhirnya aku mulai buat kesimpulan kalau aku bisa hafal satu ayat ini dalam waktu relatif singkat dengan mendengarkan ceramah yang membangkitkan emosi, membangkitkan emosi karena ayat ini dibacakan Rasululloh yang dalam kisah itu diriwayatkan itulah saat-saat terakhir kehidupan Rasululloh sebelum wafat, Aku juga bisa menghafal ayat dan surat dalam waktu relatif singkat dengan menggunakan metode ini. Metode Menghafal Melibatkan Emosi.

Klo mau denger ceramahnya klik DISINI

Yuk menghafal Qur'an..

Mengenal Alloh

Tulisan ini terinspirasi dari sebuah buku kecil, tapi buatku buku ini ternyata isinya membahas sesuatu yang tidak kecil, buku ini membahas hal yang maha besar yaitu Alloh SWT. Judul buku itu "Serius Mengenal Alloh" tulisan Abdullah Gymnastiar atau lebih dikenal dengan panggilan Aagym. Mengenal Alloh ternyata butuh keseriusan, sehingga bukan hanya tahu kalau Alloh itu Tuhannya juga Tuhan kita semua, tapi juga perlu kemauan yang sungguh-sungguh untuk memahami kalau Alloh juga membuat aturan-aturan supaya kita bisa bahagia dunia dan akhirat.

Sumber
Di buku ini, kita di ajak beranalogi, kalau kita rela membayar berapapun untuk bisa mengenal artis idola dengan membeli majalah atau tabloid dan membeli tiket konsernya, berkorban antri berjam-jam bahkan berhari-hari, maka bagaimana dengan Alloh, apa yang sudah kita bayar dan korbankan untuk bisa mengenalnya?. Alloh yang menciptakan langit dan bumi juga seisinya termasuk kita di dalamnya, kita tidak pedulikan, kita lebih asyik memandangi foto artis idola dan berkhayal bertemu suatu saat.

Alloh tidak membutuhkan kita, tapi kitalah yang membutuhkan Alloh, banyak orang belum menyadari ini, karena belum serius mengenal Alloh, mereka menganggap kalau kita ibadah itu untuk Alloh, padahal kita ibadah itu untuk diri kita sendiri, Alloh memberikan perintah ibadah agar manusia bisa bahagia di dunia dan di akhirat, kalau kita masih berat melakukan ibadah berarti kita belum serius mengenal Alloh.

Mari kita mulai, mulai dari sekarang berusaha untuk mengenal Alloh.



  

| 5

Terus Mengulang Doa

Banyak sudah yang berputus asa dengan harapannya, berhenti berdoa, hanya mengandalkan usahanya, keluarga, sahabat dekat, dll. Menjadi seleksi alam kalau orang yang berdoa berguguran, kapok berdoa di penghujung malam menahan kantuk karena ternyata doanya tak kunjung terkabul, bosan mengulang-ulang lagi kalimat yang sama dan mulai berprasangka buruk kalau-kalau Alloh tak lagi mau mendengar doa-doanya. Tapi bisa dilihat kalau mereka yang berguguran memiliki satu kesamaan, Iman yang lemah.

Mengulang terus doa bukan berarti membuang waktu ketika doa belum juga kunjung terwujud, mulai sadarilah itu, keimanan kita kepada Alloh, butuh pembuktian, salah satunya tidak berputus asa dalam berdoa dan jangan sampai kita berprasangka buruk kepada Alloh. Usaha adalah suatu keharusan untuk siapa saja yang punya harapan, keinginan, cita-cita, libatkan Alloh dengan jalan berdoa, tidak hanya usaha gerak langkah kita dan minta bantuan keluarga, saudara, dan kenalan, tapi Alloh dilupakan, salah besar.

Sumber
Doa berarti melibatkan Alloh, mengikutsertakan Alloh dalam mewujudkan harapan, keinginan, cita-cita, akan berbeda sekali dengan usaha yang hanya mengandalkan dirinya sendiri, keluarga, saudara, dan kenalan, disana ada peluang kita jadi sombong, merasa keberhasilannya hanya atas kegigihan dan keuletan dirinya sendiri, Na'udzubillah. Alloh sangat membenci orang yang sombong.

Manfaatkan doa, bukan hanya supaya harapan, keinginan, cita-cita terwujud akan tetapi sebagai wujud keimanan kita kepada Alloh, sehingga doa itu juga bisa menjadi pemberat timbangan amal kebaikan kita di akhirat kelak.

Maap ya, tulisan ini serius banget, habis mau gimana lagi, karena kalau kita berhenti berdoa bisa jadi kita udah ga percaya sama Alloh, jangan sampai begitu ya..

Mulai Dengan Doa

Aku bingung, banyak sekali keinginan yang muncul di dalam hati, ingin A, B, C, dan seterusnya. Bingung soalnya banyak yang diinginkan sementara kepala ini cuma satu (mikirin yang mana dulu nih), tangan cuma dua (ngerjain yang mana dulu nih), dan kaki cuma dua (jalanin yang mana dulu nih). Kadang saking bingungnya pas hari itu ngga ada yang beres, nol, hari itu berlalu dengan kebingungan. Bagi sahabat yang sama-sama pernah merasakan bingung atau sedang merasakannya saat ini, tos dulu, berarti kita senasib sepenaggungan (halah, ga penting banget). Dalam keadaan pasrah, karena bingung, aku cuma bisa diam, hari itu banyak diamnya, pokoknya tidak produktif, statis, beku.

sumber

Hari berikutnya, aku putuskan mengerjakan apa yang ada, yang ada A aku kerjakan yang A, yang ada B aku kerjakan yang B, ga ada pertimbangan yang lain, life must go on katanya, maju aja deh gimana nanti aja. Satu saat, mungkin ini sudah Alloh takdirkan sebagai awal aku harus mendekat kepadaNya, suatu subuh aku terbangun, mendengar suara TV, rupanya dari malam TV lupa dimatikan, pas subuh itu ada tausyiah seorang ustad, intinya begini "Kalau ada keinginan mulailah dengan doa, kemudian ikhtiar, dan serahin deh hasilnya ke Alloh, karena Alloh akan memberikan kita yang terbaik".

Mulai dengan doa, bener juga ya, Alloh adalah Tuhanku dan kita semua, yang maha pengasih dan penyayang hamba-hambaNya, kalau ada keinginan sampaikan ke Alloh, mohon kekuatan, kelancaran, supaya segala keinginan kita tercapai, kemudian mulailah bekerja, ikhtiar semampu, sekuat yang kita bisa (ciat-ciat, keluarkan jurus-jurus), sudah begitu tawakal (sebagai jurus terakhir), hasil biar Alloh yang menentukan, hasil baik atau jelek, itulah yang terbaik.

Beda benar-benar beda sodara-sodara, memulai dengan Doa dalam mewujudkan keinginan dibanding ikhtiar saja tanpa doa, setidaknya itu yang aku rasakan. Semangatnya menjadi lebih kuat, fikiran lebih fresh, Kerja jadi lebih teratur, dan hasilnya jadi lebih baik. Buktikan deh.




Semangat Berdo'a

Rutinitas mulai kembali ke semula, meski masih pemanasan, setelah libur panjang, energi itu mulai terasa, energi untuk mengadakan peningkatan, memang ramadhan kemarin bukannya kita itu diisi bahan bakar? sehingga bulan Syawal ini akan menjadi semakin berenergi untuk mengadakan peningkatan, seperti arti Syawal sendiri yang berarti peningkatan. Mungkin sebagian kita sudah mulai nih, menyambung dengan shaum 6 hari Syawal, juga ada yang baru merencanakan, ada juga yang sudah punya 3 hari shaum Syawal jadi tinggal 3 hari lagi, LUNAS.

Sumber


Sahabat-sahabat semua, jangan lupa berdo'a, memanfaatkan momentum, karena siapa yang berdo'a sedang ia dalam keadaan shaum, do'anya diterima oleh Alloh. Jangan malas berdo'a, do'a itu cerminan keyakinan kita, kita yakin kalau Alloh maha kuasa untuk mewujudkan apa yang kita minta, dan juga menunjukan kita itu optimis dalam hidup. Tapi ada orang yang berdo'a udah berbulan bahkan bertahun ga dikabulin juga, ya jangan sampai berhenti do'anya, disamping berdo'a juga evaluasi diri, bisi di samping suka berdo'a, kita juga masih suka berbuat dosa, dosa apakah itu?, inget-inget deh.

Alloh cinta orang yang suka berdo'a kepadaNya. Inget itu baik-baik ya, ga ada ruginya merutinkan berdo'a, sisihkan waktu kita untuk berduaan dengan Alloh, dan minta apa yang kita butuhkan kepadaNya, meski do'a kita tidak dikabul yang penting Alloh cinta kita yang rajin berdo'a, dan mungkin karena cintanya Alloh, do'a kita tidak dikabul, karena klo dikabul kita lupa kepadaNya. Rajinnya kita berdo'a juga jadi pertanda kita masih menganggap Alloh itu ada.

Semangat Berdo'a ya..

Maap nih gayanya nyuruh, menggurui, sekali lagi maap, sebetulnya ini ditujukan buat diriku sendiri dan semoga aja menginspirasi sahabat yang baca ini tulisan.

   



  

  


Semangat Lagi

Biasanya orang rajin karena ada maunya, pertanyaannya, apa itu salah?, "Salah!, kalau mau berbuat sesuatu itu harus ikhlas jangan karena ada maunya" itu mungkin jawaban sebagian orang. ngomong soal ikhlas, apa sih ikhlas itu?, ada yang jawab "Hanya mengharap balasan hanya dari Alloh", mungkin sebagian besar kita sepakat dengan jawaban ini ya. Oke, kita hanya mengharap balasan dari Alloh SWT, tapi jangan salah, Alloh akan membalas setiap kebaikan yang kita lakukan bukan hanya di akherat tapi di dunia juga, jadi yang terpenting memang kita mengharapkan balasan di akherat karena kehidupan di sana sangatlah panjang atau bisa dibilang abadi, susah dan senang kita di sana tergantung amalan atau perbuatan kita di dunia.

Balasan amal kita kadang mungkin tidak kita rasakan di dunia ini tapi nanti di akherat, tapi bisa juga Alloh memberi balasan bonus selain di akherat juga pas kita masih hidup di dunia, kalau amal kita itu baik maka bonusnya yang baik-baik, bentuknya bisa segala keinginan kita terwujud, dan kalau amal kita itu jelek maka bonusnya biasanya musibah atau segala sesuatu yang tidak kita inginkan. Jadi hati-hati.

Aku mulai mencoba begini, ketika melakukan amal baik itu, aku mencoba ikhlas kemudian aku juga berharap kepada Alloh untuk memberikan bonus berupa kebaikan di dunia, dengan keyakinan tidak ada yang sulit bagi Alloh yang maha kuasa, jadi tidak ada salahnya berharap kepada Alloh, sebagaimana kita berharap surga nanti di akherat. Aku semakin yakin kalau ini tidaklah salah ketika mendengar dan membaca ceramah ustad-ustad yang lagi rame-ramenya di bulan ramadhan ini.

Ya, jadi jangan salah ketika kita beramal soleh itu kita dapat kebaikan di akherat dan sebagai bonus juga di dunia, tidak ada alasan lagi untuk malas berbuat amal, ayo semangat, percaya deh sama Alloh yang maha kuasa.

sumber
Rutinkan berdo'a kepada Alloh supaya menguatkan keimanan kita, meningkatkan amal kita di penghujung 10 hari terakhir ini semoga kita dapat itu malam lailatulqodar. Amiin.





 

| 9

Semangat Bekerja

Banyak pekerjaan di bumi ini, akan banyak orang sepakat tentang hal ini, pertanyaannya kenapa masih ada saja pengangguran? setelah diselidik punya selidik, tidak semua pekerjaan dapet duit, karena duit jadi fokus zaman ini untuk bisa bahagia, orang-orang lebih memilih nganggur daripada kerja tidak dapat duit. Celakanya nganggur bukan berarti diam, nganggur kadang jadi nekat, melakukan apa saja biar dapat duit, duit = bahagia, ini mungkin apa yang ada dalam pikirannya.

Mudah-mudahan kita terhindar dari pola pikir ini, duit = bahagia, apalagi sekarang mau lebaran, sebagian orang jadi ada perasaan kalau tidak pegang uang pas lebaran kayaknya jadi orang sengsara sedunia atau paling tidak se Indonesia karena ada tradisi lebaran. Meski ada sisi positif dalam tradisi lebaran, ada moment silaturahmi, saling menyambung tali kekeluargaan dan persaudaraan. Sudah hukum Allah bagi siapa yang berkerja pasti akan mendapatkan hasilnya, tapi hasil itu tidak sama dengan duit.

Aku mulai mencoba pola pikir, Bekerja = Dunia & Akhirat, karena duit itu terlalu sempit saudara-saudara, kena inflasilah, ilang, disita KPK, dsb. Butuh kesabaran untuk bisa mencobanya, karena ternyata setelah bekerja cape-cape belum tentu langsung dapat itu Dunia & Akherat, butuh proses saudara-saudara, karena cara bekerja kita harus dievaluasi, udah benar atau masih banyak yang salah-salahnya.

Berat, memang berat, tapi sebanding, karena hasilnya tidak tanggung-tanggung, Dunia & Akherat, ditanggung tidak akan menyesal, full kebahagiaan. Itulah yang Al Qur'an tawarkan kepada kita yang ingin bekerja untuk mendapat kebahagiaan, fokusnya bukan hanya Duit/Dunia tapi juga Akherat. Sekarang-sekarang ada fenomena yang unik, Duit/Dunia kadang sulit didapat kalau kita melupakan Akherat, aneh tapi nyata.

sumber

Terus bekerja ya..   mudah2an dapat lailatulqodar juga ya.. Amiin.

Semangat Bersedekah

Menggelikan, saat ini aku ingin sekali bersedekah sebanyak mungkin, sekiranya aku punya harta yang banyak sepertinya akan aku habiskan untuk bersedekah. Sedekah yang terbaik adalah di bulan ini, bulan Ramadhan, karena semua hal yang kita sedekahkan akan berlipat ganda ganjarannya, percaya?, dan harta kita bukannya akan berkurang tetapi akan bertambah dan bertambah, masih juga belum percaya?.

Memang tidak mudah, ketika godaan untuk kumpul-kumpul uang untuk persiapan lebaran di satu sisi dan tantangan Alloh bagi siapa yang berbuat amal kebaikan apapun itu akan dilipat gandakan di sisi lain, pilihan itu akan menjadi seperti ini, apa kita akan mengambil bonus yang Alloh tawarkan sekedarnya saja atau mengambil seluruh bonus semaksimal mungkin yang kita bisa.

Sepuluh hari terakhir semakin dekat, hanya orang yang terpilihlah yang akan mendapat suatu malam yang malam itu lebih baik dari seribu bulan, dan hanya orang yang Alloh kuatkan imannya sehingga orang itu beramal seperti hembusan angin, terus-menerus, sehingga mereka mendapat keberkahan, rahmat dan ampunan Alloh.

sumber
Pengen rasanya bisa banyak beramal di bulan ini, ya salah satunya dengan sedekah, meskipun ibadah yang lain juga jangan sampe lupa.

Semangat Perjuangan

Rehat dulu sejenak, tak terasa aku nulis cerita Bekas Sujudnya Bercahaya sudah  part 5, sebagai pemula aku merasa ternyata bisa juga ya aku berani-beraninya menulis cerita dengan satu judul sampe part 5, pasti deh yang baca sudah bosen, "Ini lagi ini lagi judulnya", apa lagi yang nulisnya sob, lebih-lebih. Tapi  kenapa juga harus judulnya sama?, ya, cuma ingin ngasih tau kalau ceritanya nyambung aja gitu. 

Di bulan agustus ini ada semangat, ya, ada semangat yang ingin aku jalankan di setiap harinya di bulan ini, semangat perjuangan, bulan ini ada sebuah momentum yang selalu diperingati bangsa ini yaitu hari kemerdekaan, pada hari itu bangsa Indonesia bersatu untuk sama-sama berjuang untuk merdeka lepas dari belenggu penjajahan. Yang Alhamdulillah, di bulan agustus itu Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, yang kemudian hari itu dikenal dengan hari proklamasi kemerdekaan.

Setiap hal butuh perjuangan, sampai hal sekecil apapun sebetulnya butuh perjuangan, saat makan, apa lagi saat makan makanan bikinan ibu kita, orang tua kita, yang rasanya ternyata kurang enak, tapi demi menghargai kasih sayang beliau, kita berjuang untuk menghabiskannya, dan akhirnya bisa habis juga, terus dengan senyum manis kita ngomong ke ibu kita "Enak bu!", "Nanti ibu bikinkan lagi ya!" balas si ibu, polos. Itu kan boong, ya emang boong, tapi boong untuk kebaikan, menyenangkan hati ibu kita, meski kita menderita, tapi tidak sebanding dengan derita ibu kita saat melahirkan kita. Tetap berjuang saudara-saudara.

Satu pesan inti yang aku ingin bagi dalam tulisan ini, ini penting karena jangan sampai kita putus asa dalam hidup, coba bayangkan, bagaimana jadinya kalau bangsa ini putus asa untuk bisa merdeka, maka hari kemerdekaan tentu bukan lagi di bulan ini, bulan agustus. Karena itu tetap berjuanglah, gelorakan selalu semangat perjuangan mu.   

sumber
Ramadhan tinggal 15 hari lagi saudar-saudara, manfaatkan semaksimal mungkin ya, nanti siapa tau di sepuluh hari terakhir kita dapat lailatulqodar, amiin.

Bekas Sujudnya Bercahaya 5

Kepalaku terasa berat, tapi hanya sebelah, migrain tepatnya, sebelah kanan, mengapa sebelah kanan? entahlah. Siang itu aku harus tetap membuka mataku lebar-lebar, meski kadang menyipit karena menahan nyeri, pandangan fokus ke depan, udara panas menyengat, untunglah aku mematuhi aturan lalulintas dengan mengenakan helm, kepalaku yang nyeri tidak kepanasan, Alhamdulillah. Aku harus menjaga kesadaran, meski nyeri ini enaknya diistirahatkan, ditidurkan tepatnya, aku tidak mau kecelakaan naas menimpaku, seperti cerita-cerita orang, di jalan yang aku sedang lalui ini sering terjadi kecelakaan, biasanya menimpa pengendara motor, tak tanggung-tanggung mereka itu ada yang terlindas truk, Na'udzubillahi mindzalik.

Sumber


Aku rebahan di kasur, biasanya kepalaku agak baikan ketika sudah ditidurkan, 2-3 jam. Saat itu jam 1 siang, aku habis pulang dari sekolah, seperti biasa aku langsung tidur, bangun sore jam 3-an, kadang sempat sholat berjama'ah kadang juga bablas, akhirnya hanya bisa sholat sendirian. Migrain harian, ya, hampir setiap hari aku migrain, entah apa sebabnya, anehnya kalau pagi ga tuh, pas mendekati waktu siang aja, sedikit aneh, "Jangan mengeluh.. jangan mengeluh.." bisikku dalam hati menyemangati diriku sendiri, kalau bukan diriku sendiri yang menyemangati lalu siapa lagi, Ayah atau Ibu atau saudaraku?, mereka punya persoalan yang mungkin lebih berat dari nyeri kepala ini, "Jangan tambah beban mereka" batinku.

Sumber


Siang itu aku bermimpi, aneh, perasaan mimpiku selalu aneh, tapi aku yakin kalau mimpi punya sebuah arti, isyarat, biasanya tentang sesuatu yang sesuatu itu hanya bisa kita ketahui di masa depan. Contohnya mimpi Nabi Yusuf yang ada dalam Qur'an, setelah sekian lama barulah ketahuan kalau mimpinya melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadanya, menjadi isyarat kalau di masa yang akan datang beliau akan menjadi seseorang yang dimuliakan. Sebetulnya jangan juga tersugesti mimpi terlalu jauh, karena mimpi ada 2, jelek dan baik, jelek dari setan dan yang baik dari Alloh, kalau yang datang mimpi yang jelek banyak-banyak istigfar dan meminta perlindungan Alloh, kalau yang datang mimpi yang bagus/baik banyak-banyak memuji Alloh dengan tasbih, tahmid dan jangan lupa juga banyak-banyak istigfar supaya Alloh mewujudkan mimpi kita yang baik itu.

Mimpiku siang itu.. 

(Bersambung) 
Bekas Sujudnya Bercahaya 1
Bekas Sujudnya Bercahaya 2
Bekas Sujudnya Bercahaya 3
Bekas Sujudnya Bercahaya 4

Bekas Sujudnya Bercahaya 4

Perjuanganku untuk sholat subuh di masjid bukan tanpa kegagalan, kegagalan karena bangun tidur kesiangan mungkin salah satunya, namun seperti kata Ustad di radio, kalau pun kesiangan maka sholatnya sah sepanjang bukan karena kita menunda-nunda waktu sholat, jadi pas bangun segera sholat subuh, meski bangun tidur kesiangan. Bukan jadi alasan karena aktifitaslah, atau apa pun itu dijadikan pembenaran untuk sholat subuh kesiangan, kita wajib menjaga sholat subuh kita tepat waktu sehingga bisa berjamaah di masjid. Aku masih ingat kata Ustad di radio kalau amal yang paling dicintai Alloh adalah Sholat tepat pada waktunya.

sumber


Sore itu aku sholat Ashar di masjid, setelah beres sholat Ashar, aku melihat beberapa bapa-bapa berkumpul sedang berdiskusi, sekilas aku mendengar ada  kata "meninggal", "Siapa ya?" pikirku, beberapa saat kemudian Ustad penjaga masjid yang tadi ikut berkumpul berdiri lalu berjalan ke mimbar,

"Innalillahi wa inna ilaihiroji'un, telah berpulang ke Rohmatulloh Bapak Imam warga RT06/RW03, bagi bapak-bapak dan pemuda-pemuda yang ingin membantu pengurusan jenazah di tunggu di Masjid"

"Innalillahi wa inna Ilaihiroji'un" ucapku setelah mendengar pengumuman itu, Pa Imam meninggal, semoga Alloh memberikan tempat yang terbaik disisiNya, yang aku kenal Pa Imam orang yang baik, rajin sholat di masjid, batu loncatan yang belum berhasil aku loncati karena beliau keburu sakit dan sekarang meninggal.

Aku memberanikan diri ikut membantu untuk mengurus jenazah sebelum nantinya di makamkan, jenazah tiba di masjid jam 5 sore, jenazah belum di mandikan, jadi pengurusan jenazah dimulai dengan memandikan jenazah. Ketika memandikan jenazah aku hanya membantu membawakan air dan melihat proses memandikan jenazah, yang menarik, wajah Pa Imam berseri-seri meski berwarna pucat dan dahinya seperti mengeluarkan sinar, padahal lampu redup, aku tidak banyak bicara karena bapa-bapa yang memandikan jenazah juga tidak bicara apapun, pemandian jenazah terus berlangsung.

Sumber

Singkatnya, setelah pemakaman Pa Imam beres, aku memberanikan diri bertanya kepada bapa yang memandikan jenazah Pa Imam,

"Pa, tadi perasaan pas mandiin jenazah wajah Pa Imam di dahinya keluar sinar, bapa lihat ga?"

"Oh itu, Iya bapa juga heran, mungkin karena Pa Iman di masa hidupnya selalu mendirikan sholat, sepengetahuan selama 5 tahun ini bapa sholat berjama'ah di masjid, Pa Imam tak pernah absen sholat berjama'ah, mungkin karena itu ya, Wallohu'alam..". Kata si bapa panjang lebar.

Subhanalloh, jadi yang aku lihat tidak salah, dahi Pa Imam tadi memang bersinar, bergetar hati ini karena Alloh menujukan salah satu kebesaranNya kepadaku yang untuk pertamakalinya memberanikan diri memandikan jenazah, jenazah orang sholeh, sinar itu sebagai buktinya.

(Bersambung)
Bekas Sujudnya Bercahaya 1
Bekas Sujudnya Bercahaya 2
Bekas Sujudnya Bercahaya 3

     


 

Bekas Sujudnya Bercahaya 3

Hari itu aku bisa juga berkunjung ke rumah sakit menengok Pa Imam,

 "Semoga lekas sembuh ya, Pa Imam" ucapku kepada beliau, sambil menjabat tangannya, beliau terlihat lemah.

"Iya terimakasih sudah menegok Bapa ya nak." jawab beliau sambil tersenyum, senyumannya seperti tidak ada beban, padahal beliau sakit lumayan parah sampai tidak bisa berjalan.

 "Saya sholat sambil duduk atau sambil berbaring, pake tayamum kalau wudhu belum kuat soalnya dingin. Semoga saya bisa cepat sembuh dan bisa sholat di masjid lagi" cerita Pa Imam ketika ditanya bagaimana sholat ketika dalam keadaan sakit seperti ini.

Sumber


Aku jadi ingat pelajaran sholat, sholat itu ibadah yang harus dikerjakan dalam kondisi apapun, selama dalam keadaan sadar, meski saat sakit ketika tidak sanggup berdiri, maka bisa dengan duduk, sampai jika tidak bisa duduk maka bisa dilakukan dengan berbaring, saking pentingnya perintah sholat.

Memandang Pa Imam yang terbaring sakit tapi masih berusaha menunaikan kewajibannya untuk sholat, aku jadi semakin bersemangat untuk memperbaiki sholatku, mumpung masih sehat, datang ke masjid jangan telat, tepat waktu.

Harapanku semoga Pa Imam diberikan kesembuhan dan bisa lagi sholat di masjid.

(Bersambung)
Bekas Sujudnya Bercahaya 1
Bekas Sujudnya Bercahaya 2


  

 

| 9

Bekas Sujudnya Bercahaya 2

Subuh itu terasa berbeda, ringan dan ga susah bangun, mungkin karena sudah terbiasa, mata ga berat, badan ga pegel-pegel seperti awal-awal coba bangun subuh dulu, udara sejuk ga menusuk-nusuk di kulit, pokoknya nyaman. Bangun lalu minum segelas air putih, katanya bagus untuk pencernaan, jadi biasakan minum segelas air putih ketika bangun tidur, biasanya langsung kerasa, MULES, artinya bagus, pencernaan jadi lancar. Langsung ke kamar mandi, mandi beres siap-siap ke masjid, pas udah di masjid lihat jam ternyata masih ada waktu 10 menit ke subuh, isi dengan sholat sunah, lumayan 2 rokaat.

Seperti biasa sambil nunggu waktu adzan subuh lihat-lihat situasi, ternyata yang ada hanya aku dan ustad penjaga masjid, "Pa Imam kemana ya?", "Jangan-jangan aku berhasil mendahului, menyusul Pa Imam, Yes, Akhirnya Aku BISA!" kataku dalam hati.

Sumber

Subuh itu menjadi subuh yang bersejarah, loncatan yang spektakuler (halaah), "Semoga bisa Istiqomah ya Alloh" do'aku dalam hati. Tapi ada yang aneh, sampai iqomat Pa imam belum juga muncul, "Jangan-jangan Pa Imam absen atau Pa Imam pulang kampung, ah kan Pa Imam asli orang sini" pikirku, "Sudahlah, nanti cari tahu, sekarang sholat dulu" pikirku lagi.

"Pa Imam sakit dirawat di rumah sakit" jawab ustad penjaga masjid saat aku tanya soal Pa Imam.
"Sakit apa ustad?" Tanyaku.
"Biasa sakit sudah lanjut usia, Kecapean kayaknya". Jawab si ustad.
"Sudah lama?" tanyaku.
"Sakitnya udah lama, tapi dibawa ke rumah sakit baru kemarin" Jawab si ustad lagi.

Aku sedikit kecewa, ternyata aku bisa nyusul Pa Imam, pas beliau sakit, jadi pantes, wajar, bisa duluan ke masjid juga, kalau beliau sehat belum tentu aku bisa mendahului beliau.

Sumber


Aku ada rencana untuk menengok beliau, semoga Pa Imam ga apa-apa, "Sembuhkan beliau ya Alloh, beliau orang baik, Amiin" do'aku dalam hati.

(bersambung)
Bekas Sujudnya Bercahaya 1
Bekas Sujudnya Bercahaya 3
Bekas Sujudnya Bercahaya 4
Bekas Sujudnya Bercahaya 5











    

| 7

Bekas Sujudnya Bercahaya 1

Seperti biasa aku telat lagi, meski sudah aku usahakan dan memasang alarm disamping tempat tidurku, bahkan aku tambah volumenya jadi 8, maksimalnya 10, beliau masih saja lebih dahulu datang, duduk di shaf paling depan. Hari-hari ini sholat subuhku aku usahakan selalu di masjid, memang butuh perjuangan yang tidak mudah untuk memulai dan menjalaninya, melawan musuh terberatku, diriku sendiri. Untuk menaklukan diriku yang malas, aku mengumpulkan amunisi berupa kata-kata motivasi dalam fikiranku, pertama;

"Sholat lebih baik dari pada tidur." 

Kata ini aku tulis dengan warna cahaya menyala di fikiranku, supaya mataku yang tidur, terusik dengan cahaya itu, mau tidak mau terbukalah mataku.

Sumber

Apa hanya cukup dengan itu? tidak aku sambung dengan yang kedua;

"Sholat sunah 2 rokaat waktu fajar lebih baik daripada dunia dan segala isinya"

Mantap ga tuh!, mana tahan, badan terasa terbakar ingin segera bangun sholat sunnah 2 rokaat, meski itu subuh yang kalau diukur suhunya bisa sampai 18 derajat, ga pengaruh, karena dibakar api semangat, malah gerah he.. he.. pengen buru-buru bangun sholat. Dunia udah ada di tangan sob.

Sumber


Buat menambah semangat supaya lebih berkobar, aku cari batu loncatan,

"Aha!"

lihat shaf paling depan ada Pa Imam, dari kemarin setiap aku datang ke masjid pasti beliau sudah ada duluan di shaf pertama. Hari berikutnya yang ketiga;

"NYUSUL PA IMAM!!!!"

Meski sampai hari ini, belum tercapai tapi aku terus berusaha, semoga suatu hari nanti, ya suatu hari nanti beliau tersusul oleh ku..  ha.. ha.. ha..

Sumber

(bersambung)
Bekas Sujudnya Bercahaya 2
Bekas Sujudnya Bercahaya 3
Bekas Sujudnya Bercahaya 4
Bekas Sujudnya Bercahaya 5






  

“Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isin

| 3

Permintaanku di Awal Juli 2012

Ya Alloh, aku ingin seperti bintang yang dirinya bersinar, meskipun berada dalam kegelapan pekat, berkumpul dengan bintang-bintang yang lain membentuk rasi bintang yang indah, menghiasi angkasa langitmu yang membentang luas, mengitari rembulan yang sinarnya telah sempurna karena mungkin pada saat itu waktunya bulan purnama, menanti datangnya sinar mentari yang akan menyinari dan memberikan manfaat ke segenap penjuru negri.

Sumber


Ya Alloh, KepadaMu aku menyembah dan kepadaMu aku memohon pertolongan. 



    

Suara Langkah Sandalmu

Disuatu subuh,

"Wahai Bilal! Ceritakan kepadaku tentang perbuatan yang paling bermanfaat yang telah kamu lakukan setelah memeluk Islam. Karena semalam aku mendengar suara langkah sandalmu di depanku dalam surga" tanya baginda Muhammad Rosululloh SAW.

"Aku tidak pernah melakukan suatu amalan yang paling bermanfaat setelah memeluk Islam selain aku selalu berwudu dengan sempurna pada setiap waktu malam dan siang kemudian melakukan salat sunat dengan wuduku itu sebanyak yang Allah kehendaki." Jawab sahabat Bilal bin Rabah RA.

sumber gambar


Mungkin inilah yang meng inspirasi seorang laki-laki separuh baya itu, beliau tekun sholat sunah disamping sholat 5 waktu, membuat aku sudah bisa memprediksi kalau jam 9-10 pagi beliau pasti sedang sholat duha. Membuat aku tergoda juga ingin seperti beliau, membiasakan sholat sunah sehingga siapa tau suara langkah sandalku terdengar juga nanti di surga.

Tulisan singkat ini semoga meng inspirasi kamu..

| 7

Kenapa ga makan?

Hari itu, temanku, sahabatku, saudaraku lain bapak lain ibu, Ali hanya tersenyum waktu aku makan siang itu, aku tanya, 

"Kenapa ga makan?",

"Shaum" katanya singkat,

"Oh" balasku.

"Emang ini hari apa?" tanyaku menyambung, sambil makan pengen ngobrol, yang begini ini kurang afdol bagusnya makan dulu baru ngobrol, selain lebih khusyu, hitungannya bisa pass 32 kali kunyahan bagus untuk pencernaan, katanya begitu.

"Hari Selasa" jawab Ali.

"Kenapa shaum? kan, shaum sunah itu senen dan kamis"

"Kata siapa? shaum sunah itu bukan hanya senen dan kamis, ada shaum daud; saum selang seling, satu hari saum satu hari tidak, shaum pertengahan bulan; 13, 14, 15 dibulan Hijriah" jawab Ali, panjang lebar.

Aku yang sedang makan manggut-manggut.
"Jadi, sekarang kamu lagi saum apa?" tanyaku lagi, prediksiku kalau tidak saum daud pasti saum pertengahan bulan
.
"Saum pertengahan bulan, 3 hari, 13, 14, dan 15 Rajab, ganjarannya itu berpeluang mendapat pahala seperti shaum selama setahun, lumayankan! 3 hari sama dengan satu tahun!" jawabnya.

"Ya, itu kan kalau diterima shaumnya!"

"Ya, namanya juga usaha, mending dari pada yang ga usaha, soal hasil serahkan saja kepada Alloh" Jawabnya mantap.

"Iya, Iya, mudah-mudahan saumnya diterima bro!"

Aku mencoba menarik kesimpulan, sepertinya temanku, sahabat, saudaraku lain ayah lain ibu, mencoba berusaha ingin masuk syurga lewat pintu Ar Royyan,

Sumber gambar

”Dalam surga ada satu pintu yang disebut sebagai Ar Royyan, yang pada hari kiamat tidak akan ada orang yang masuk ke surga melewati pintu itu kecuali para shaimun (orang-orang yang shaum). Tidak akan ada seorangpun yang masuk melewati pintu tersebut selain mereka. Lalu dikatakan kepada mereka,’Mana para shaimun?’ Maka para shaimun berdiri menghadap. Tidak akan ada seorangpun yang masuk melewati pintu tersebut selain mereka. Apabila mereka telah masuk semuanya, maka pintu itu ditutup dan tidak akan ada seorangpun yang masuk melewati pintu tersebut.”

Cerita super singkat ini semoga meng inspirasi.




 

Sesuatu Itu Karena Alloh

Tak ada ceritanya bagi Mang Aja, marah karena hal yang sepele, maka kalau beliau marah itu pasti karena hal yang besar, bahkan maha besar. Mang Aja adalah orang yang tenang, lembut, santun, jujur, baik dalam berkata-kata ataupun bersikap. Beliau penuh kasih sayang terhadap anak-anak, sehingga waktunya banyak dihabiskan untuk mengajar mengaji anak-anak di masjid, meski anak-anak kadang bandel, beliau tak pernah marah, sehingga anak-anak sangat dekat dengan beliau dibandingkan guru yang lain. Alhamdulillah, di masjid tempat Mang Aja mengajar sudah terbentuk kepengurusan dan sudah ada guru lain selain Mang Aja yang mengajar di masjid itu.

Seperti biasa Mang Aja mengajar mengaji anak-anak setiap hari sabtu sore jam empat sampai magrib, kalau dulu sebelum Mang Aja belum bekerja beliau mengajar mengaji dari hari senin sampai sabtu, tetapi karena sekarang sudah bekerja maka Mang Aja hanya mengajar hari sabtu saja, hari sabtu di kantor tempat Mang Aja bekerja libur.

Mang Aja itu dicintai anak-anak di masjid, dan dihormati oleh para guru dan pengurus masjid, karena mungkin satu alasan, beliau tak pernah marah, dan juga meski usia Mang Aja masih muda tapi di kepengurusan masjid dituakan, karena akhlaknya yang baik, keilmuannya dan wawasannya yang luas sehingga itulah kenapa orang-orang terbiasa memanggil dengan sebutan "Mang" .



Namun kali ini tak seperti biasanya, Mang Aja terlihat sedang memarahi seseorang, di rumahnya terdengar suara yang cukup keras. Cerita beliau marah tersebar, dan ketika ditanyakan kepada beliau, kenapa beliau memarahi orang itu, maka beliau mengemukakan alasannya, karena orang yang datang ke rumah beliau, menghina Al Qur'an. "Al Qur'an itu bohong" kata orang itu, sontak Mang Aja bangkit dan memarahi orang itu, padahal orang itu mengaku beragama Islam. Mungkin karena orang itu kaya raya yang pada saat ke rumah Mang Aja memakai mobil yang mewah merasa bisa berkata apa saja. Maka jelaslah kalau meskipun Mang Aja marah, marahnya itu karena Alloh.

Cerita yang begitu singkat kali ini semoga meng inspirasi.

| 6

Abu Bakr As Siddiq

* Beliau adalah sahabat Muhammad Rosululloh SAW.

* Sahabat yang paling pertama beriman kepada Rosululloh SAW.

* Sahabat yang terdepan dalam membela dan mempercayai Rosululloh SAW tentang Isro' dan Mi'raj.

* Sahabat yang menemani Rosululloh SAW hijrah.

* Sahabat yang diminta Rosululloh SAW untuk menjadi imam sholat, saat Rosululloh SAW sakit.

* Sahabat yang paling dikasihi Rosululloh SAW.

* Tidak ada sahabat lain yang bisa menyaingi beliau dalam beramal sholeh, karena beliau selalu terdepan.

Itulah poin-poin yang aku ketahui tentang Abu Bakr As Siddiq.

Sebagaimana Rosululloh SAW, Abu Bakr juga adalah salah satu tokoh berpengaruh dalam kaum Quraisy, namun ketika Muhammad SAW mengajak Abu Bakr untuk beriman kepada kerosulan Muhammad SAW, maka beliau langsung beriman, bahkan ikut mengajak sahabat-sahabatnya yang lain untuk beriman.



Subhanalloh.

Betapa Mulianya sahabat Rosululloh SAW ini, sahabat yang selalu di dekat Rosululloh SAW dan membenarkan perkataan Rosululloh SAW tentang Isro' dan Mi'raj, sehingga mendapat gelar dari Rosululloh SAW, As Siddiq.

Semoga meng Inspirasi..

Si Bapa Yang Ceramah Jum'at

Ada saja persoalan dalam hidupku, dibuat pusinglah aku dengan persoalan itu, makan tidak enak, duduk gelisah, inginnya aku tumpahkan saja perasaanku kepada seseorang, tapi aku masih punya rasa malu, buat apa juga aku menambah beban persoalan orang yang bisa jadi persoalannya lebih rumit dan ngejelimet. Entah kapan mulainya, ada bisikan,

"Masih ada Alloh" katanya,

"Kamu tidak sendiri" sahutnya lagi,

Aha!!

Apa salahnya aku coba cari jawaban dari Alloh atas persoalan yang menimpaku, lalu aku berdo'a,

"Ya, Alloh berikanlah aku jalan keluar untuk menghadapi persoalan ini, Amiin".

Aku menunggu jawaban dengan sabar, sehari, dua hari tak kunjung aku mendapatkan jawaban, apakah Alloh mendengar do'aku?. Tiba-tiba aku tersadar kalau ada suara, ya, suara Azan, itu artinya sudah waktu sholat,

"oh, sholat entah sudah berapa lama engkau aku lalaikan" gumamku.

Iya, mungkin do'aku belum dijawab, karena aku kurang dekat dengan Alloh, apa salahnya aku mencoba mendekat, semoga saja jawaban segera datang, maka sholatlah aku untuk pertamakalinya, setelah sudah beberapa kali aku lalaikan.

Persoalanku belum juga menemukan jawaban, namun keanehan terjadi, meski persoalan tetap berlanjut tetapi ada perasaan tenang dalam hatiku, mungkin karena saat ini aku sudah rutin sholat 5 waktu, meski kadang ke masjid, kadang sendiri, tapi kebanyakan masih sholat sendirian, habis masjid jauh dari rumah, malas. Makan enak, duduk manis; maksudnya enak gitu.

Pas sholat jum'at dan mendengarkan khutbah, aku serasa diberi jawaban sama si Bapa yang ceramah, meski tidak langsung to the point, katanya begini,

"Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu’, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya".

Sabar udah, Sholat udah, Oh tinggal khusyunya, Sepertinya kalau sudah khusyu, Alloh akan segera memberi jawaban persoalan yang selama ini aku hadapi. Bismillah.


Seperti kata bapa yang ceramah jum'at tempo hari, khusyu itu yakin kalau kita akan berjumpa dengan Alloh dan kembali kepada-Nya. Jadi aku putuskan untuk fokus menyempurnakan ibadah karena nanti aku akan berjumpa dan kembali kepada Alloh, untuk apalagi kalau bukan mempertanggung jawabkan perbuatan-perbuatanku. Sholatnya, Puasanya, Infak/shodaqohnya, dan haji nanti kalau bisa.


Hari demi hari, dan akhirnya persoalanku beres tanpa bekas, Amazing. Ajaib, aku sangat bersyukur kepada Alloh yang dengan kekuasaanNya memberikan jawaban dari semua persoalanku.

Mungkin kamu tidak menganggap cerita ini seru karena persoalan yang aku hadapi tidak aku jelaskan, tapi terserah kamulah, tapi saranku kalau ada persoalan lakukan saja apa kata si Bapa yang ceramah jum'at,

"Sabar, Sholat, Khusyu".  

Cerita dari rumah : Adikku dan kacamatanya

Hari ini ada kejutan, sudah lama tidak pulang ke rumah, adikku nomor dua sedang pakai kacamata, kacamata biasa, kacamata baca, aku kira cuma sekedar gaya, "min satu" katanya. Sambil masuk ke dalam rumah, aku nyeletuk "Wah, jadi dua orang yang pakai kacamata di rumah", sebelumnya yang pakai kacamata cuma kakakku seorang. Diam-diam aku berharap, seperti kakakku yang pinter dan jenius karena satu-satunya dalam keluarga yang kuliah masuk ITB, aku harap adikku ini juga bisa pintar dan jenius terus bisa kuliah masuk ITB, seperti abangnya.

Saat itu katanya adikku saat di sekolah duduk di bangku terdepan anehnya tulisan di papan tulis jadi buram dan tidak bisa terbaca, akhirnya beberapa hari kemudian kakakku membawa adikku periksa mata, hasilnya untuk membantu penglihatan adikku itu, harus pake kacamata. Hidup memang misteri, aku yang sedari dulu yang suka terkagum-kagum melihat orang berkacamata, "Pastilah dia orang pintar atau jenius" gumamku, sampai aku pernah ada keinginan memakai kacamata demi agar kelihatan pintar atau jenius, yang terjadi malah adikku yang harus pakai kacamata, yang waktu SD ketahuan nilai Matematikanya hanya 60, biarlah, jangan difikirkan fikirku, Alloh memang maha kuasa atas segala sesuatu.

Tapi mungkin Alloh sudah merancang sedemikian rupa kehidupan ini sehingga di balik itu semua akan ada hikmah yang besar, aku jadi penasaran, apakah itu?. Saat ini aku hanya mencoba berbaik sangka dan selalu berharap semoga semua berjalan baik-baik saja. Aku harap sahabat-sahabat yang membaca tulisan ini turut mendo'akan kebaikan untuk keluargaku agar selalu sehat, biasanya doa orang sholeh diqabul oleh Alloh.

Wallohu'alam    

| 4

Godaan yang Menggiurkan

Demi mendengar hadist, sabda baginda Rosululloh SAW; “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Alloh akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu untuk setiap hurufnya 10 kebaikan. Saya tidak mengatakan kepada kalian bahwa ‘Alif-Laam-Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘alif’ satu huruf, ‘Laam’ satu huruf dan ‘Miim’ satu huruf”, setelah selesai sholat jum'at, Agung langsung pulang kerumahnya lalu menggenggam Qur'annya dan mulai membuka surat pertama, surat Al Fatihah yang artinya pembuka, membaca ta'awudz kemudian mulai membaca ayat pertama dengan khusyu sampai dengan ayat terakhir, ditutup dengan Sodaqollohul Adzim. Kemudian dengan perasaan menggebu-gebu langsung memegang Handphonenya membuka menu calculator kemudian memencet angka 10 x 113 = 1130, dengan setengah berbisik "Seribu Seratus Tiga Puluh Kebaikan, YES!!!".

Hari berikutnya Agung mulai rajin membuka dan membaca Qur'annya meski belum begitu lancar namun dalam hatinya yakin mendapat 10 kebaikan di setiap hurufnya, karena jelas dihitungnya perhuruf bukan perkalimat. Ketika ada huruf yang belum tahu cara bacanya Agung menanyakannya kepada guru di sekolahnya, atau guru mengajinya di masjid, hari demi hari Agung mulai bisa membaca Qur'an dengan lancar, entah sudah berapa kebaikan yang dihasilkan dari hasil bacaannya, karena lama kelamaan cape juga menghitungnya.

Suatu hari Agung mendengar khotib ceramah mengatakan begini; “Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Dan barangsiapa membaca Al-Qur’an, sementara ada kesulitan (dalam membacanya), maka baginya dua pahala. “, terbayang di fikirannya "bersama malaikat", Sesampainya di rumah Agung minta izin ke ayahnya untuk ikut mengaji di pesantren desa sebrang, dan minta diantar jemput, katanya "dia ingin mahir baca Qur'an biar bisa bersama para malaikat", si ayah mengiyakan sekaligus bangga karena anaknya semangat belajar agama.

Setelah beberapa lama belajar Qur'an, Agung tidak hanya mahir baca tapi juga faham isi kandungan ayat yang dibacanya, lalu Agung mencoba mengamalkannya dengan membantu mengajar ngaji anak-anak di desanya, bertempat di masjid desa setiap magrib sampai isya. Meski sekarang sudah bekerja namun Agung masih menyempatkan diri membantu mengajar ngaji anak-anak, sekarang hanya hari minggu saja dari magrib sampai isya. Itu Agung lakukan karena termotivasi dengan sabda baginda Rasululloh SAW; ”Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Siapa yang tidak tergoda? mendapat 10 kebaikan dengan membaca satu huruf Qur'an, bisa bersama para malaikat dan menyandang predikat terbaik disisi Alloh.

Mulailah..  

| 5

Muhammad Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasalam

Muhammad SAW. terlahir yatim, tidak bisa membaca dan menulis, namun beliau mendapatkan pengajaran langsung dari Alloh sehingga beliau menjadi insan yang paling tinggi derajatnya disisi Alloh, dan menjadi kekasihNya. Beliau dikenal jujur dan bisa dipercaya sehingga diberi gelar Al Amin, menyukai perdamaian dengan mendamaikan kaum yang berselisih ketika peletakan batu Hajar Aswad, penuh kasih sayang kepada anak-anak, baik laki-laki atau perempuan, meski pada masa jahiliah memiliki anak perempuan adalah aib, beliau tetap menyayangi mereka. Paling pantas dijadikan teladan, karena kemuliaan akhlaknya.

Paling tinggi keimanannya kepada Alloh, paling bertakwa kepada Alloh, paling mulia akhlaknya kepada sesama manusia, suritauladan yang paling baik untuk umat manusia yang beriman. Meski banyak ujian menimpa beliau, beliau tidak pernah putus asa dalam menjalankan perintah Alloh, berjuang membela yang benar, menyampaikan kebenaran dengan cara yang bijak penuh kasih sayang, memerangi kezaliman yang merajalela dengan gigih sehingga tegaklah keadilan.

Riwayat kehidupan beliau begitu detail, dicatat dari kata-katanya sampai perbuatannya dalam keseharian, siapa saja yang mau mencontoh beliau, tentu bisa melakukannya. Beliau menjadi contoh manusia sejati yang bisa dijadikan suriteladan dalam semua bidang, meliputi ekonomi, politik, pemerintahan, kebudayaan, dan sebagainnya.  

Alloh dan malaikat-malaikatNya memberi sholawat kepada Muhammad SAW, dan memerintahkan kepada kita juga untuk bersholawat kepada beliau. Alloh memuliakan beliau dengan memberi sholawat, maka kita juga seharusnya memberikan sholawat juga, untuk ikut memuliakan beliau.

Semoga menjadi motivasi dan inspirasi untuk mencoba lebih mengenal Muhammad Rosululloh Sholallohu 'Alaihi Wasalam.

| 0

Alloh Subhanahu Wa Ta'ala

Alloh itu mempunyai nama-nama yang baik, Maha pengasih adalah salah satunya, sesuai dengan namanya, Alloh mengasihi semua makhluknya dari yang kecil sampai yang besar, dari yang wujud sampai yang gaib. Yakinlah kalau Alloh mengasihi kita, dan kalau direnungkan dalam-dalam, dan diingat lekat-lekat maka kita akan menyadari dan meyakini bahwa memang benar Alloh mengasihi kita bahkan Alloh amat mengasihi kita.

Alloh itu juga bernama Maha penyayang, Alloh menyayangi hambaNya yang taat, tunduk patuh terhadap perintahNya dan menjauhi larangannya, sehingga kita yang taat dan tunduk patuh terhadap Alloh tak perlu khawatir dan bersedih, karena kasih sayang Alloh hanya untuk para hambaNya yang taat dan tunduk kepadaNya.

Alloh itu satu, bukan tiga, yakinlah akan hal ini sebagai keyakinan kita. Sehingga tidak ada keraguan kalau Alloh tidak mempunyai sekutu, semua urusan, kejadian, bergantung kepada Alloh. Jangan sampai kita menganggap Alloh mempunyai anak dan ada yang membuat Alloh bisa beranak layaknya manusia. Alloh berbeda dengan manusia yang banyak kelemahan, tidak ada sesuatupun yang bisa menandingi Alloh.

Berlindunglah hanya kepada Alloh, dari kejahatan makhluk-makhlukNya, seperti manusia, jin, binatang berbahaya, cuaca, kondisi alam. Alloh adalah penguasa alam semesta ini dan segala isinya, segala kehendak Alloh pasti terjadi.

Semoga lewat tulisan ini bisa menguatkan keyakinan kita kepada Alloh.

| 0

Jadilah Seperti Dia yang Selalu Dirindukan

Perasaan rindu kadang datang saat kita jauh dari seseorang yang kita rindukan, saat bersama kita lempeng-lempeng aja, saat jauh barulah sedih, sampai nangis-nangis, bantal guling jadi pelampiasan.

Tadi itu mode lebainya tapi dalam mode super-nya kita jangan hanya rindu serindu-rindunya tapi juga meniru dia yang kita rindukan, meniru sikap kebaikannya, sehingga meskipun yang dirindukan jauh tapi mereka akan selalu ada dalam diri kita.

Kita semua merindukan sosok Muhammad Rosululloh SAW, yang jujur, amanah, sangat dipercaya sampai diberi gelar Al Amin, pemaaf, penyayang. Tapi kerinduan jangan hanya jadi kerinduan, berusahalah meniru beliau sehingga beliau akan selalu ada dalam diri-diri kita, dan kita jadi penerus jejak langkahnya.

Semoga kita termasuk yang merindukan Muhammad Rosululloh SAW, dan termasuk umatnya yang meneruskan jejak langkahnya. Amiin..

| 4

Berilah Ia Sesuatu

Seorang teman pernah berkata kepadaku, mengutip sebuah hadist Rosululloh Sholallahu'alaihi wasalam; "Saling memberilah kamu, maka kamu akan saling mencintai" kurang lebih seperti itu. Saat itu ia sedang membungkus kado untuk teman yang akan menikah, kalau tidak salah kado itu berupa buku, temanku ini memang super sekali (meminjam istilah om Mario).

Alangkah indah hubungan yang diawali dengan saling memberi, sekaligus meneladani Rosululloh Sholallahu'alaihi wasalam. Mungkin yang kita berikan tidak seberapa tapi insyaAlloh akan menjadi tali penghubung antara kita dan dia, kemudian melahirkan kecintaan, membebaskan diri dari sifat kikir, memberi kebahagiaan meskipun kecil bagi saudara kita ini.

Jika tidak bisa memberi dalam bentuk materi, paling tidak kita bisa memberikan wajah ceria kita setiap bertemu dengannya, memberi nasihat penuh inspirasi dan motivasi, memberi lambaian tangan disertai senyuman, memberi jalan ketika dia melintas di depan kita, merapihkan sandalnya ketika bertamu kerumah kita, mencuci motor atau sepedanya yang kotor (kalau mobilnya yang kotor bagaimana? sesuaikan dengan kemampuan anda saja), mencucikan pakaiannya yang kotor, membantu membersihkan rumah, dan lain-lain.

Saling memberi karena niat lillahita'ala (karena Alloh), selain menumbuhkan kecintaan juga ada pahala kebaikan disisi Alloh.

Maka tunggu apa lagi?

Berilah ia sesuatu.

| 6

Ingatlah Kebaikannya

Aku mencoba mengingat kembali kebaikan orang-orang yang masuk dalam kehidupanku, dalam hati ini ada niat untuk membalas kebaikan-kebaikan mereka, semoga Alloh meridhoi niatan ini. Mungkin saat ini aku belum bisa membalasnya, tapi mungkin suatu saat aku dapat membalas semua kebaikan mereka InsyaAlloh. Kebaikan mereka menjadi inspirasi untukku melakukan kebaikan juga, dan semoga kebaikan yang telah aku lakukan juga menjadi inspirasi bagi yang lain untuk melakukannya kebaikan juga.

Mengingat kebaikan orang bisa jadi hal yang menyenangkan, disamping jadi inspirasi juga motivasi, sampai ada rasa iri, kenapa ya dia bisa sedangkan aku tidak bisa, maka timbil keinginan untuk belajar dan berusaha, rasa iri yang diperbolehkan adalah kepada orang yang faham ilmu Al Qur'an kemudian mengamalkannya, dan kepada yang mempunyai kekayaan yang suka menafkahkan hartanya di jalan Alloh. Alloh cinta orang yang berbuat baik, maka orang yang mengamalkan ilmunya dan yang dermawan otomatis dicintai Alloh.

Berbeda sekali jika suka mengingat keburukannya, maka justru kita bisa jadi tergoda mencoba keburukan itu, dia saja bisa mengapa saya tidak bisa? keburukan itu bisa jadi inspirasi untuk berbuat keburukan serupa, semoga Alloh mengjauhkan kita dari yang demikian.

Ingatlah kebaikannya..

| 0

Bayangkan Saudaramu Tersenyum

Teringat saudaraku yang terlihat murung dan kurang semangat, meski tidak aku pungkiri kadang aku juga suka murung dan kurang semangat, melihat saudaraku yang murung biasanya aku berfikir pasti ada yang tidak beres atau ada masalah yang sedang difikirkan.

Pernah aku memberanikan diri bertanya sekedar ingin tahu dan siapa tahu bisa bantu-bantu sedikit untuk mencari jalan keluar atau mengurangi beban fikirannya. Kadang ada yang bisa dibantu, kadang karena terlalu berat aku hanya bisa mendengarkan saja, semoga dengan mendengarkan dan memahami permasalahan saudaraku bisa mengurangi beban perasaannya.

Berusahalah semampumu, meringankan beban saudaramu, yang dengannya mereka bisa tersenyum kembali. Meski hanya dengan mencoba memahami permasalahan yang mereka hadapi, dan sebenarnya dengannya juga kamu bisa mengambil pelajaran dari permasalahan mereka. Meringankan beban saudaramu adalah kebaikan, dan Alloh mencintai orang yang berbuat kebaikan.

Bantulah mereka, bayangkan saudaramu tersenyum dan kamu semakin dekat dengan Alloh, InsyaAlloh.

| 2

Ulangi Kebaikan Yang Pernah Dilakukan

hari ini aku berfikir kalau dulu aku suka mengulangi kesalahan yang aku lakukan, maka sudah saatnya aku mengulangi kebaikan yang aku pernah lakukan sehingga aku menjadi suka mengulangi kebaikan dan  kesalahan itu akan otomatis terlupakan. metode ini bukan mudah, perlu komitmen yang tinggi, tapi jangan kurang akal mintalah kepada Alloh untuk memberi kekuatan dan kemudahan, Alloh maha kuat dan kuasa atas kehidupan kita, kita pasti bisa.

Salah satu petunjuk Alloh untuk bisa terus mengulangi kebaikan, adalah bergabung atau berkumpul dengan orang yang suka melakukan kebaikan, rutinkan bertemu dan bersentuhan dengan mereka sehingga kita bisa ketularan untuk melakukan kebaikan. Janji Alloh jika kita melakukan kebaikan akan dilipat gandakan pahala kebaikannya, mungkin pahala kebaikan itu tak didapat sekarang ini tapi pasti di masa depan kita akan mendapat balasan pahala kebaikan kita.

Ulangilah kebaikan yang pernah kita lakukan, 1, 2, 3, 4, 5, atau sampai 100x.

| 0

Harapan

"Ya Alloh, benarkah aku sudah mengenalMu dengan baik atau hanya sekedar tau? nama-namaMu saja dan hanya sekedar ingatan tanpa keyakinan bahwa itu benar? atau keyakinan itu lemah sehingga, ketika keadaan senang aku yakin engkau pengasih dan penyayang dan ketika keadaan susah keyakinanku kepadaMu mulai goyah, atau ketika senang pun aku menganggap itu hasil usahaku sendiri tanpa campur tanganMu. Astagfirulloh, betapa banyak kesalahan yang aku buat, kedekatan denganMu hanya angan kosong karena aku hanya asik menghafal tanpa meyakini dan mengamalkan dalam keseharian. Aku ingin dekat denganMu sampai hari akhir."

Tulisan diatas adalah tulisanku di selembar kertas dan di bawahnya tertanggal 3 mei 2012, pada saat itu untuk online kurang memungkinkan, jadi aku tuangkan dalam selembar kertas yang ada di dekatku. Setelah beberapa waktu berlalu, aku patut bersyukur kepada Alloh, bisa online kembali dan mulai menulis seperti saat ini, aku tidak tahu sampai kapan bisa menulis seperti ini tapi dengan memohon izinNya, aku ingin lebih sering bisa menulis online, selain bisa menulis juga semoga bisa share dengan sahabat bloger, atau sahabat yang tak sengaja atau disengaja mampir.

Sahabatku semoga harapanku tidak berlebihan, tapi aku yakin akan kemahakuasaan Alloh bisa mewujudkan harapan-harapan meski begitu banyaknya atau begitu sulitnya atau mustahil dimata manusia. Jangan takut, bersedih hati, atau berputus asa, Alloh mengetahui apa yang kita harapkan dan suatu saat harapan kita akan terwujud. Ingin dekat dengan Alloh adalah harapan yang luhur, tinggal kita berupaya sekuat tenaga beramal dan berkomitmen untuk menuju kesana, setelah itu biarlah Alloh yang menentukan keputusanNya.

Sahabatku, aku tidak bisa membela kamu dan kamu tidak bisa membela aku jika sudah berlaku ketetapan Alloh atas kita. Namun jangan berhenti berharap selama kehidupan masih berjalan, Alloh pasti mengetahui dan mewujudkannya.   

Cari Cari

Hari ini menjadi hari yang indah, pagi cerah dengan matahari dan langit biru berawan putih, memaksa saya berwajah ceria dan sering melempar senyum kepada setiap orang yang saya temui. Sepertinya hari ini tercipta khusus untuk saya, sehingga saya berharap hari ini akan ada banyak pengalaman-pengalaman berharga yang saya dapatkan, memang sebaiknya setiap hari kita isi dengan harapan-harapan yang baik yang akan bisa membangun diri ke arah yang lebih baik. Berbeda dengan putus asa yang membuat semua pintu kemungkinan menjadi tertutup dan hanya satu pintu yang terbuka itu adalah pintu ketidakmungkinan.Apa harapan kamu hari ini?

Kalau saya bisa analogikan seperti mobil, harapan adalah seperti bahan bakar yang membuat kehidupan itu terus berjalan, selama kita punya harapan, kehidupan pasti berjalan ke arah perubahan yang kita harapkan, ini masalah waktu, yang saya yakini seperti itu. 

Harapan itu berasal dari keyakinan, apa yang kita yakini akan melahirkan harapan-harapan sekaligus sikap dan tingkah laku. Yakinilah sesuatu yang benar sehingga akan melahirkan harapan, sikap, dan tingkah laku yang benar. Kebenaran harus dicari, jangan merasa cukup, dan butuh perjuangan. Malas, merasa cukup, nyaman dengan kebiasaan, menghambat pencarian kebenaran. Kebenaran sangatlah tinggi nilainya.

 

| 2

Bisa Baca Ini

Bosan dengan keadaan sekarang ini, saya mulai berfikir untuk mengubah ini, yang jelas jadi lebih baik dan tidak mengulangi hal bodoh yang pernah saya lakukan dulu. Fikiran dapat menciptakan keadaan masa depan kita, setidaknya itu yang saya dapat fahami dari sebuah buku motivasi, meski saya yakin seyakin-yakinnya kalau sesuatu terjadi hanya atas kehendak Alloh Subhanahu wa ta'ala, namun ikhtiar mesti dilakukan, sebagai langkah awal saya sedang memikirkan jalan yang memungkinkan keadaan bisa berubah menjadi lebih baik.

Berusaha mengubah kebiasaan mensikapi keadaan, karena sikap juga berpengaruh untuk mengubah keadaan, itu juga saya baca dari beberapa buku motivasi. Sikap bisa menjadi kunci perubahan ke keadaan yang lebih baik dan sebaliknya. Sikap bisa mengubah dari buruk menjadi baik, miskin menjadi kaya, merana menjadi bahagia, dan sebaliknya. meski saya yakin seyakin-yakinnya kalau sesuatu terjadi hanya atas kehendak Alloh Subhanahu wa ta'ala, namun ikhtiar mesti dilakukan.

Ikhtiar yang dilakukan berupa fikiran dan sikap semoga menjadi awal dari perubahan, karena seperti ungkapan Manjadda wajada, barang siapa bersungguh-sungguh akan berhasil.











 
    

| 0

Menjadi Orang yang Beruntung

Ingin rasanya menjadi orang yang selalu beruntung di setiap waktu, dimana ada kecelakaan saya menjadi satu-satunya yang selamat tanpa luka sedikit pun bahkan ikut menolong yang korban kecelakaan, atau di saat ada bencana gempa saya menjadi satu-satunya orang yang tidak menjadi korban gempa dengan rumah masih utuh bahkan ikut membantu para korban gempa, menyenangkan.

Keinginan ini hanya akan menjadi keinginan, kalau Alloh tidak menginginkannya, Alloh penguasa langit dan bumi dan segala isinya, apa yang dikehendakinya pasti akan terjadi. Saya meyakini itu semua sebagai keyakinan yang mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar atas kekuasaan Alloh yang maha besar. Namun keinginan itu menurut saya tidak berlebihan selama tidak dalam rangka berbuat dosa dan kedzaliman.

Pemimpin Yang Baik, Soleh, dan Tidak Sombong

Pemimpin yang selalu jadi dambaan, pemimpin yang selalu dekat dengan rakyatnya dalam susah dan senang, menyuruh untuk mentaati Alloh dan mencontohkannya dalam kehidupan sehari-harinya, dan tidak alergi singgah ke gubuk-gubuk reot bercengkrama dengan rakyatnya yang miskin. Kapankah pemimpin yang jadi dambaan itu akan hadir di negri kita tercinta Indonesia? mudah-mudahan kita tidak berputus asa dalam mengharapkan rahmat Alloh berupa pemimpin yang baik, soleh, dan tidak sombong.

 

| 0

Cara Membangkitkan Sikap Kepemimpinan Dalam Diri


Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Dari definisi ini kita bisa menarik kesimpulan, kalau untuk mempunyai  sikap kepemimpinan ada 2 syarat ; yang pertama, mempunyai tujuan, kepemimpinan yang baik selalu mempunyai tujuan yang jelas, hendak kemana dan bagaimana cara yang akan ditempuh. Yang kedua, Bisa memberi contoh yang baik, kepemimpinan yang bisa memberi contoh yang baik sangat mungkin membantu proses tercapainya tujuan.
Bagaimanakah cara membangkitkan sikap kepemimpinan dalam diri? 
Cara untuk membangkitkan sikap kepemimpinan dalam diri kita, yaitu sebagai berikut :
1.    Rajinlah menuntut ilmu yang bermanfaat , Ilmu yang bermanfaat akan membuat seseorang mempunyai tujuan dalam hidupnya yaitu untuk bisa bermanfaat bukan hanya dirinya sendiri tapi juga orang-orang di sekitarnya. Sehingga kita secara tidak langsung mempunyai satu syarat untuk mempunyai sikap kepemimpinan yaitu punya tujuan yang jelas.

2.    Rajinlah bekerja, Ilmu yang bisa diwujudkan dalam bentuk kerja nyata dan menghasilkan manfaat tentu akan mempunyai pengaruh baik dan sekaligus menjadi contoh yang baik, sehingga anda akan bisa mempengaruhi dan memberi contoh yang baik.
Dengan melakukan dua hal ini semoga bisa membangkitkan sikap kepemimpinan dalam diri kita. Sikap kepemimpinan yang baik akan melahirkan hal yang baik dan bermanfaat, sebaliknya sikap kepemimpinan yang buruk akan melahirkan keburukan dan kehancuran.
Wallahu’alam