Metode Menghafal Qur'an : Melibatkan Emosi

Suatu waktu aku mendengarkan ceramah seorang ustad, beliau berkisah ketika Rasululloh Muhammad selesai sholat subuh yang diriwayatkan itu adalah sholat subuh terakhir Rasululloh, Rasululloh membalikan badannya menghadap para sahabat yang sudah bercucuran air mata karena merasa Rasululloh sudah tidak lama lagi akan meninggalkan mereka,
Rasululloh membaca ayat Al Kahfi ayat 110 :

Artinya : Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".

Tahukah saudara-saudara kalau setelah mendengar ceramah, aku jadi begitu semangat menghafal ini ayat, dan Alhamdulillah hafal plus terjemahannya dalam waktu relatif singkat.

Dari itu akhirnya aku mulai buat kesimpulan kalau aku bisa hafal satu ayat ini dalam waktu relatif singkat dengan mendengarkan ceramah yang membangkitkan emosi, membangkitkan emosi karena ayat ini dibacakan Rasululloh yang dalam kisah itu diriwayatkan itulah saat-saat terakhir kehidupan Rasululloh sebelum wafat, Aku juga bisa menghafal ayat dan surat dalam waktu relatif singkat dengan menggunakan metode ini. Metode Menghafal Melibatkan Emosi.

Klo mau denger ceramahnya klik DISINI

Yuk menghafal Qur'an..