Semangat Berdo'a

Rutinitas mulai kembali ke semula, meski masih pemanasan, setelah libur panjang, energi itu mulai terasa, energi untuk mengadakan peningkatan, memang ramadhan kemarin bukannya kita itu diisi bahan bakar? sehingga bulan Syawal ini akan menjadi semakin berenergi untuk mengadakan peningkatan, seperti arti Syawal sendiri yang berarti peningkatan. Mungkin sebagian kita sudah mulai nih, menyambung dengan shaum 6 hari Syawal, juga ada yang baru merencanakan, ada juga yang sudah punya 3 hari shaum Syawal jadi tinggal 3 hari lagi, LUNAS.

Sumber


Sahabat-sahabat semua, jangan lupa berdo'a, memanfaatkan momentum, karena siapa yang berdo'a sedang ia dalam keadaan shaum, do'anya diterima oleh Alloh. Jangan malas berdo'a, do'a itu cerminan keyakinan kita, kita yakin kalau Alloh maha kuasa untuk mewujudkan apa yang kita minta, dan juga menunjukan kita itu optimis dalam hidup. Tapi ada orang yang berdo'a udah berbulan bahkan bertahun ga dikabulin juga, ya jangan sampai berhenti do'anya, disamping berdo'a juga evaluasi diri, bisi di samping suka berdo'a, kita juga masih suka berbuat dosa, dosa apakah itu?, inget-inget deh.

Alloh cinta orang yang suka berdo'a kepadaNya. Inget itu baik-baik ya, ga ada ruginya merutinkan berdo'a, sisihkan waktu kita untuk berduaan dengan Alloh, dan minta apa yang kita butuhkan kepadaNya, meski do'a kita tidak dikabul yang penting Alloh cinta kita yang rajin berdo'a, dan mungkin karena cintanya Alloh, do'a kita tidak dikabul, karena klo dikabul kita lupa kepadaNya. Rajinnya kita berdo'a juga jadi pertanda kita masih menganggap Alloh itu ada.

Semangat Berdo'a ya..

Maap nih gayanya nyuruh, menggurui, sekali lagi maap, sebetulnya ini ditujukan buat diriku sendiri dan semoga aja menginspirasi sahabat yang baca ini tulisan.

   



  

  


Semangat Lagi

Biasanya orang rajin karena ada maunya, pertanyaannya, apa itu salah?, "Salah!, kalau mau berbuat sesuatu itu harus ikhlas jangan karena ada maunya" itu mungkin jawaban sebagian orang. ngomong soal ikhlas, apa sih ikhlas itu?, ada yang jawab "Hanya mengharap balasan hanya dari Alloh", mungkin sebagian besar kita sepakat dengan jawaban ini ya. Oke, kita hanya mengharap balasan dari Alloh SWT, tapi jangan salah, Alloh akan membalas setiap kebaikan yang kita lakukan bukan hanya di akherat tapi di dunia juga, jadi yang terpenting memang kita mengharapkan balasan di akherat karena kehidupan di sana sangatlah panjang atau bisa dibilang abadi, susah dan senang kita di sana tergantung amalan atau perbuatan kita di dunia.

Balasan amal kita kadang mungkin tidak kita rasakan di dunia ini tapi nanti di akherat, tapi bisa juga Alloh memberi balasan bonus selain di akherat juga pas kita masih hidup di dunia, kalau amal kita itu baik maka bonusnya yang baik-baik, bentuknya bisa segala keinginan kita terwujud, dan kalau amal kita itu jelek maka bonusnya biasanya musibah atau segala sesuatu yang tidak kita inginkan. Jadi hati-hati.

Aku mulai mencoba begini, ketika melakukan amal baik itu, aku mencoba ikhlas kemudian aku juga berharap kepada Alloh untuk memberikan bonus berupa kebaikan di dunia, dengan keyakinan tidak ada yang sulit bagi Alloh yang maha kuasa, jadi tidak ada salahnya berharap kepada Alloh, sebagaimana kita berharap surga nanti di akherat. Aku semakin yakin kalau ini tidaklah salah ketika mendengar dan membaca ceramah ustad-ustad yang lagi rame-ramenya di bulan ramadhan ini.

Ya, jadi jangan salah ketika kita beramal soleh itu kita dapat kebaikan di akherat dan sebagai bonus juga di dunia, tidak ada alasan lagi untuk malas berbuat amal, ayo semangat, percaya deh sama Alloh yang maha kuasa.

sumber
Rutinkan berdo'a kepada Alloh supaya menguatkan keimanan kita, meningkatkan amal kita di penghujung 10 hari terakhir ini semoga kita dapat itu malam lailatulqodar. Amiin.





 

| 9

Semangat Bekerja

Banyak pekerjaan di bumi ini, akan banyak orang sepakat tentang hal ini, pertanyaannya kenapa masih ada saja pengangguran? setelah diselidik punya selidik, tidak semua pekerjaan dapet duit, karena duit jadi fokus zaman ini untuk bisa bahagia, orang-orang lebih memilih nganggur daripada kerja tidak dapat duit. Celakanya nganggur bukan berarti diam, nganggur kadang jadi nekat, melakukan apa saja biar dapat duit, duit = bahagia, ini mungkin apa yang ada dalam pikirannya.

Mudah-mudahan kita terhindar dari pola pikir ini, duit = bahagia, apalagi sekarang mau lebaran, sebagian orang jadi ada perasaan kalau tidak pegang uang pas lebaran kayaknya jadi orang sengsara sedunia atau paling tidak se Indonesia karena ada tradisi lebaran. Meski ada sisi positif dalam tradisi lebaran, ada moment silaturahmi, saling menyambung tali kekeluargaan dan persaudaraan. Sudah hukum Allah bagi siapa yang berkerja pasti akan mendapatkan hasilnya, tapi hasil itu tidak sama dengan duit.

Aku mulai mencoba pola pikir, Bekerja = Dunia & Akhirat, karena duit itu terlalu sempit saudara-saudara, kena inflasilah, ilang, disita KPK, dsb. Butuh kesabaran untuk bisa mencobanya, karena ternyata setelah bekerja cape-cape belum tentu langsung dapat itu Dunia & Akherat, butuh proses saudara-saudara, karena cara bekerja kita harus dievaluasi, udah benar atau masih banyak yang salah-salahnya.

Berat, memang berat, tapi sebanding, karena hasilnya tidak tanggung-tanggung, Dunia & Akherat, ditanggung tidak akan menyesal, full kebahagiaan. Itulah yang Al Qur'an tawarkan kepada kita yang ingin bekerja untuk mendapat kebahagiaan, fokusnya bukan hanya Duit/Dunia tapi juga Akherat. Sekarang-sekarang ada fenomena yang unik, Duit/Dunia kadang sulit didapat kalau kita melupakan Akherat, aneh tapi nyata.

sumber

Terus bekerja ya..   mudah2an dapat lailatulqodar juga ya.. Amiin.

Semangat Bersedekah

Menggelikan, saat ini aku ingin sekali bersedekah sebanyak mungkin, sekiranya aku punya harta yang banyak sepertinya akan aku habiskan untuk bersedekah. Sedekah yang terbaik adalah di bulan ini, bulan Ramadhan, karena semua hal yang kita sedekahkan akan berlipat ganda ganjarannya, percaya?, dan harta kita bukannya akan berkurang tetapi akan bertambah dan bertambah, masih juga belum percaya?.

Memang tidak mudah, ketika godaan untuk kumpul-kumpul uang untuk persiapan lebaran di satu sisi dan tantangan Alloh bagi siapa yang berbuat amal kebaikan apapun itu akan dilipat gandakan di sisi lain, pilihan itu akan menjadi seperti ini, apa kita akan mengambil bonus yang Alloh tawarkan sekedarnya saja atau mengambil seluruh bonus semaksimal mungkin yang kita bisa.

Sepuluh hari terakhir semakin dekat, hanya orang yang terpilihlah yang akan mendapat suatu malam yang malam itu lebih baik dari seribu bulan, dan hanya orang yang Alloh kuatkan imannya sehingga orang itu beramal seperti hembusan angin, terus-menerus, sehingga mereka mendapat keberkahan, rahmat dan ampunan Alloh.

sumber
Pengen rasanya bisa banyak beramal di bulan ini, ya salah satunya dengan sedekah, meskipun ibadah yang lain juga jangan sampe lupa.

Semangat Perjuangan

Rehat dulu sejenak, tak terasa aku nulis cerita Bekas Sujudnya Bercahaya sudah  part 5, sebagai pemula aku merasa ternyata bisa juga ya aku berani-beraninya menulis cerita dengan satu judul sampe part 5, pasti deh yang baca sudah bosen, "Ini lagi ini lagi judulnya", apa lagi yang nulisnya sob, lebih-lebih. Tapi  kenapa juga harus judulnya sama?, ya, cuma ingin ngasih tau kalau ceritanya nyambung aja gitu. 

Di bulan agustus ini ada semangat, ya, ada semangat yang ingin aku jalankan di setiap harinya di bulan ini, semangat perjuangan, bulan ini ada sebuah momentum yang selalu diperingati bangsa ini yaitu hari kemerdekaan, pada hari itu bangsa Indonesia bersatu untuk sama-sama berjuang untuk merdeka lepas dari belenggu penjajahan. Yang Alhamdulillah, di bulan agustus itu Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya, yang kemudian hari itu dikenal dengan hari proklamasi kemerdekaan.

Setiap hal butuh perjuangan, sampai hal sekecil apapun sebetulnya butuh perjuangan, saat makan, apa lagi saat makan makanan bikinan ibu kita, orang tua kita, yang rasanya ternyata kurang enak, tapi demi menghargai kasih sayang beliau, kita berjuang untuk menghabiskannya, dan akhirnya bisa habis juga, terus dengan senyum manis kita ngomong ke ibu kita "Enak bu!", "Nanti ibu bikinkan lagi ya!" balas si ibu, polos. Itu kan boong, ya emang boong, tapi boong untuk kebaikan, menyenangkan hati ibu kita, meski kita menderita, tapi tidak sebanding dengan derita ibu kita saat melahirkan kita. Tetap berjuang saudara-saudara.

Satu pesan inti yang aku ingin bagi dalam tulisan ini, ini penting karena jangan sampai kita putus asa dalam hidup, coba bayangkan, bagaimana jadinya kalau bangsa ini putus asa untuk bisa merdeka, maka hari kemerdekaan tentu bukan lagi di bulan ini, bulan agustus. Karena itu tetap berjuanglah, gelorakan selalu semangat perjuangan mu.   

sumber
Ramadhan tinggal 15 hari lagi saudar-saudara, manfaatkan semaksimal mungkin ya, nanti siapa tau di sepuluh hari terakhir kita dapat lailatulqodar, amiin.