Titik Aman

Bacalah Perlahan ya..

Santai..

Kehidupan ini selalu berganti dari malam ke siang lalu ke malam lagi, terus begitu, pantas jarum jam selalu berputar, berhenti kalau batrenya habis, kalau sudah diganti, barulah berputar lagi, terus begitu, sampai hari akhir yang waktunya hanya Alloh saja yang tahu. Keadaan ini dianggap biasa, memang dari sananya begitu, seakan lupa kalau alam ini diciptakan Alloh dengan sistematis, ada pesan di sana, setiap peristiwa adalah ayat-ayat yang menunjukan kebesaran sang maha pencipta, Alloh.

Jangan bermimpi untuk mendapat titik aman, bodoh sekali kalau ada yang beranggapan bisa mendapat titik aman di kehidupan ini, titik aman hanya ada setelah kehidupan ini berakhir, itupun tergantung amal-amalan. Titik aman itu Alloh janjikan kepada orang-orang yang yakin dan menjalankan keyakinannya dan terus istiqamah, bagi mereka keberuntungan yang besar, tempat tinggal mereka adalah sebaik-baik tempat tinggal.   

 
#Siapkan headset untuk mendengar Ceramah Ustad

Bapa dan Kopinya

Minum kopi jadi kebiasaan bapaku dari dulu sampai sekarang, kalau bertemu beliau di pagi atau sore hari pastilah disampingnya ada segelas kopi. Entah kenapa beliau begitu sukanya dengan kopi hingga ungkapan dimana ada gula di situ ada semut bisa di terapkan disini, jadi dimana ada bapa di pagi atau sore hari disitu juga ada segelas kopi.

Ternyata ada beberapa manfaat minum kopi, menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak.

Namun ada juga beberapa ancaman jika mengonsumsi kopi berlebihan, Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.

Mungkin bapakku tidak perlu tahu juga manfaat dan ancaman minum kopi, beliau sudahlah tentu tahu dengan otomatis karena jam terbang minum kopinya berbilang tahun, karena itu saat ini cuma di dua waktu saja beliau ditemani segelas kopi.

Sumber
Kalimat yang selalu aku ulangi, ketika mengingat bapa dan kopinya:
 
"Rabbighfir lii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa" (Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah kedua orang tuaku sebagaimana mereka telah memelihara / mendidikku sewaktu aku kecil).

# Mendengarkan Ceramah Ustad

| 9

Tulisan Basi : Memori Lama

Aku ingat pernah menulis "Aku suka karena melihat tulisanmu", mungkin semenjak itu dia tidak menulisi lagi blognya, entah karena mantra yang aku tulis atau rasa malas untuk menulis atau lupa pasword, aku tidak faham.


Itu sudah lama, lama-lama sekali, anehnya aku masih ingat, mantara omong kosong, kosong dari dzikrulloh, yang hanya menuruti hawa nafsu, masa lalu yang konyol ini masih ada di folder memori lama di fikiranku.

Rencananya aku akan menyimpannya di Recycle bin tapi (ya salam..) inilah uniknya ingatan manusia, yang mau dilupakan malah ga lupa-lupa, yang lupa malah susah ingat lagi.

Memori lama bolehlah masih ada, ambil hikmahnya, mulai pasang baner besar di fikiran, "Jangan asal tulis, orang yang baca jadi kapok atau mungkin males atau mungkin lupa pasword atau sesuatu yang mungkin kamu juga tidak faham".

Sumber

 #Mendengarkan Ceramah Ustad





Ucapkan Saja

Teringat perkataan "Kita bisa ngomong sama orang yang sudah meninggal, yang tidak bisa itu, orang yang sudah meninggal ngomong sama kita". Perkataan ini membuatku berucap "Iya juga ya" meski aku ucapkan dalam hati, ini berkaitan dengan keinginan kita menyampaikan kerinduan kita kepada orang yang kita kasihi yang kebetulan sudah meninggal, beda alam, untuk yang masih hidup mah kan gampang, bisa langsung diucapkan, atau lewat hadiah, atau surat/pesan.


Kalau rindu kepada seseorang yang sudah meninggal tinggal ucapkan saja, semoga saja dia, Almarhum/almarhumah, mendengar apa yang kita ucapkan, atau memohon kepada Alloh supaya menyampaikan pesan kita kepadanya, kalau Allah sudah berkehendak mah maka kehendakNyalah yang terjadi. Sudah jadi fitrah manusia punya kerinduan kepada sang kekasih hati yang sudah meninggal, kekasih disini bisa seorang suami, atau istri, anak, ibu, bapa, guru, dan lain-lain.

Alloh yang maha mendengar, mendengar do'a kita, apa yang kita ucapkan berupa kerinduan itu, dan kerinduan itu karena Alloh, maka Alloh akan sampaikan kerinduan itu kepada orang yang kita rindukan, meski sudah berbeda alam. Bukan berarti kita putus hubungan dengan orang yang kita kasihi, ketika dia sudah meninggal, karena ada Alloh yang maha mendengar doa kita.

Sumber
  

| 2

Musuh Dimana-mana

Seribu teman akan terasa kurang, siapa yang mau punya seribu teman? pastilah kita semua mau punya seribu teman, apa lagi kalau mereka suka traktir makan yang kebetulan kita sedang kelaparan dan Kanker (kantong kering), jadilah seperti di surga.


Satu musuh akan terasa banyak, siapa yang mau punya satu musuh? manusia yang normal mah pasti tidak mau punya musuh, soalnya dari satu musuh saja dunia kadang jadi terasa berbeda, gerakan jadi terbatas, tidak nyaman pokoknya, jadilah dunia ini selebar daun kelor.

Tapi kenyataan berkata lain, kita terlahir dengan banyak musuh, dari mulai hawa nafsu yang ada di diri kita yang selalu mendorong untuk berbuat dosa hingga kita bisa terjerumus ke dalam api neraka kalau tidak bisa melawannya.

Juga musuh kita yaitu makhluk yang dulu sombong di hadapan Alloh, dia adalah syetan, yang berpura-pura mendekati kita dan membisikan bisikan untuk juga berbuat dosa, kalau kita tidak berlindung kepada Alloh, maka celaka kita, karena syetan itu begitu licik.

Keluarga pun jadi musuh kita juga rupanya, mereka yang dekat menjadi musuh ketika mereka melalaikan kita dari beribadah kepada Alloh, ajaklah keluarga kita untuk mentaati Alloh sehingga kita sekeluarga bisa selamat dari api neraka.

Saudara, sahabat, tetangga, masyarakat, negara, bahkan dunia ini adalah musuh ketika mereka melalaikan kita dari beribadah kepada Alloh, ajaklah saudara, sahabat, tetangga, masyarakat, negara, bahkan dunia untuk mentaati Alloh sehingga kita semua bisa selamat dari api neraka.

Sumber

Penting !!!
Mendengarkan Ceramah Ustad


| 7

Tulisan Santai : Goal kita apa sih?

Hapeku berbunyi tanda ada pesan masuk, suara motor yang di gas beberapa kali, sengaja diseting suara itu supaya kalau lupa disilentkan pas sholat di masjid tidak terlalu mencolok, atau biar aku selalu teringat dengan suara motor impian, (mohon jangan bilang "Wow", mungkin ini tidak penting). Isi pesannya adalah :

"Orang yang tak jelas goal/tujuan hidup dan tak fokus, 
dijamin akan banyak kesia-siaan dan hidup jadi mubazir."




Goal apa sih?, jadi otomatis muncul pertanyaan dalam pikiranku setelah menerima pesan singkat ini. Mungkin ada juga yang sudah otomatis dengan jawabanya bagi sebagian orang karena kehidupannya penuh dengan goal-goal yang sudah terscedule rapih dalam buku catatan atau tempelan di dinding kamar yang setiap hari bisa kelihatan, sehingga sudah melekat dalam pikiran.

Berbeda dengan aku yang goalnya yang kalau di tanya orang mungkin klise; ingin beramal soleh, ikhlas, diridhoi Alloh. Terus terang hidupku ini harus segera dibenahi sehingga goal itu menjadi berwujud amal nyata yang tertanggalkan sehingga bukan hanya Alloh yang tahu tapi orang-orang juga tahu juga menikmati hasil kerjaku, menjadi orang yang bermanfaat dalam wujud yang lebih spesifik.

Kedepannya harus juga aku membuat catatan khusus atau tempelan di dinding pake sterofoam atau apapun itu, aku harus punya goal dan fokus sebagai upaya untuk terhindar dari kesia-siaan dan hidup yang mubajir.

Sumber

Penting !!!
Mendengarkan Ceramah Ustad
 

| 3

Ampun Ya Alloh..

Kalau dipikir-pikir aku sering aneh, setiap hari aku minta petunjuk ke Alloh kurang lebih 17 kali dalam sehari lewat sholatku, tapi bukannya menuruti petunjuk yang ada, yang Alloh turunkan lewat Rasululloh berupa Quran dan hadist, aku malah lebih memilih pemikiranku yang kadang ngaco.
Aku seperti bermain-main kata dengan Alloh, di satu waktu minta petunjuk eh.. ketika petunjuk itu sudah ada aku tidak peduli atau pura-pura tidak tahu atau pura-pura tidak paham. Mungkin oleh sebab itu Alloh juga bermain-main dengan kehidupanku, sebagai balasan yang mungkin tidak sepadan dibanding keberanianku mempermainkan kata di hadapanNya, Pencipta Alam Semesta.

Kalau seseorang sudah berkata tapi beda dengan kenyataan, bisa disebut bohong, dan itu mungkin sama dengan yang aku lakukan, sungguh terlalu. Manusia mana yang mau dibohongi?, ada juga sih yang mau-maunya dibohongi dengan berita atau acara TV, tapi bagi manusia normal yang menggunakan akal fikirannya dengan baik, mana ada?. 

Aku terlalu banyak bermain-main, cukup sudah. Aku harus Tobat. Aku harus melakukan apa yang dikatakan. Seiring sejalan antara perkataan dan perbuatan.

Sumber
PENTING!!  
Mendengarkan Ceramah Ustad


Metode Menghafal Qur'an : Melibatkan Emosi

Suatu waktu aku mendengarkan ceramah seorang ustad, beliau berkisah ketika Rasululloh Muhammad selesai sholat subuh yang diriwayatkan itu adalah sholat subuh terakhir Rasululloh, Rasululloh membalikan badannya menghadap para sahabat yang sudah bercucuran air mata karena merasa Rasululloh sudah tidak lama lagi akan meninggalkan mereka,
Rasululloh membaca ayat Al Kahfi ayat 110 :

Artinya : Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa". Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya".

Tahukah saudara-saudara kalau setelah mendengar ceramah, aku jadi begitu semangat menghafal ini ayat, dan Alhamdulillah hafal plus terjemahannya dalam waktu relatif singkat.

Dari itu akhirnya aku mulai buat kesimpulan kalau aku bisa hafal satu ayat ini dalam waktu relatif singkat dengan mendengarkan ceramah yang membangkitkan emosi, membangkitkan emosi karena ayat ini dibacakan Rasululloh yang dalam kisah itu diriwayatkan itulah saat-saat terakhir kehidupan Rasululloh sebelum wafat, Aku juga bisa menghafal ayat dan surat dalam waktu relatif singkat dengan menggunakan metode ini. Metode Menghafal Melibatkan Emosi.

Klo mau denger ceramahnya klik DISINI

Yuk menghafal Qur'an..