Harapan

"Ya Alloh, benarkah aku sudah mengenalMu dengan baik atau hanya sekedar tau? nama-namaMu saja dan hanya sekedar ingatan tanpa keyakinan bahwa itu benar? atau keyakinan itu lemah sehingga, ketika keadaan senang aku yakin engkau pengasih dan penyayang dan ketika keadaan susah keyakinanku kepadaMu mulai goyah, atau ketika senang pun aku menganggap itu hasil usahaku sendiri tanpa campur tanganMu. Astagfirulloh, betapa banyak kesalahan yang aku buat, kedekatan denganMu hanya angan kosong karena aku hanya asik menghafal tanpa meyakini dan mengamalkan dalam keseharian. Aku ingin dekat denganMu sampai hari akhir."

Tulisan diatas adalah tulisanku di selembar kertas dan di bawahnya tertanggal 3 mei 2012, pada saat itu untuk online kurang memungkinkan, jadi aku tuangkan dalam selembar kertas yang ada di dekatku. Setelah beberapa waktu berlalu, aku patut bersyukur kepada Alloh, bisa online kembali dan mulai menulis seperti saat ini, aku tidak tahu sampai kapan bisa menulis seperti ini tapi dengan memohon izinNya, aku ingin lebih sering bisa menulis online, selain bisa menulis juga semoga bisa share dengan sahabat bloger, atau sahabat yang tak sengaja atau disengaja mampir.

Sahabatku semoga harapanku tidak berlebihan, tapi aku yakin akan kemahakuasaan Alloh bisa mewujudkan harapan-harapan meski begitu banyaknya atau begitu sulitnya atau mustahil dimata manusia. Jangan takut, bersedih hati, atau berputus asa, Alloh mengetahui apa yang kita harapkan dan suatu saat harapan kita akan terwujud. Ingin dekat dengan Alloh adalah harapan yang luhur, tinggal kita berupaya sekuat tenaga beramal dan berkomitmen untuk menuju kesana, setelah itu biarlah Alloh yang menentukan keputusanNya.

Sahabatku, aku tidak bisa membela kamu dan kamu tidak bisa membela aku jika sudah berlaku ketetapan Alloh atas kita. Namun jangan berhenti berharap selama kehidupan masih berjalan, Alloh pasti mengetahui dan mewujudkannya.