Godaan yang Menggiurkan

Demi mendengar hadist, sabda baginda Rosululloh SAW; “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya Alloh akan memberi pahala kepadamu karena bacaan itu untuk setiap hurufnya 10 kebaikan. Saya tidak mengatakan kepada kalian bahwa ‘Alif-Laam-Mim’ itu satu huruf, tetapi ‘alif’ satu huruf, ‘Laam’ satu huruf dan ‘Miim’ satu huruf”, setelah selesai sholat jum'at, Agung langsung pulang kerumahnya lalu menggenggam Qur'annya dan mulai membuka surat pertama, surat Al Fatihah yang artinya pembuka, membaca ta'awudz kemudian mulai membaca ayat pertama dengan khusyu sampai dengan ayat terakhir, ditutup dengan Sodaqollohul Adzim. Kemudian dengan perasaan menggebu-gebu langsung memegang Handphonenya membuka menu calculator kemudian memencet angka 10 x 113 = 1130, dengan setengah berbisik "Seribu Seratus Tiga Puluh Kebaikan, YES!!!".

Hari berikutnya Agung mulai rajin membuka dan membaca Qur'annya meski belum begitu lancar namun dalam hatinya yakin mendapat 10 kebaikan di setiap hurufnya, karena jelas dihitungnya perhuruf bukan perkalimat. Ketika ada huruf yang belum tahu cara bacanya Agung menanyakannya kepada guru di sekolahnya, atau guru mengajinya di masjid, hari demi hari Agung mulai bisa membaca Qur'an dengan lancar, entah sudah berapa kebaikan yang dihasilkan dari hasil bacaannya, karena lama kelamaan cape juga menghitungnya.

Suatu hari Agung mendengar khotib ceramah mengatakan begini; “Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Dan barangsiapa membaca Al-Qur’an, sementara ada kesulitan (dalam membacanya), maka baginya dua pahala. “, terbayang di fikirannya "bersama malaikat", Sesampainya di rumah Agung minta izin ke ayahnya untuk ikut mengaji di pesantren desa sebrang, dan minta diantar jemput, katanya "dia ingin mahir baca Qur'an biar bisa bersama para malaikat", si ayah mengiyakan sekaligus bangga karena anaknya semangat belajar agama.

Setelah beberapa lama belajar Qur'an, Agung tidak hanya mahir baca tapi juga faham isi kandungan ayat yang dibacanya, lalu Agung mencoba mengamalkannya dengan membantu mengajar ngaji anak-anak di desanya, bertempat di masjid desa setiap magrib sampai isya. Meski sekarang sudah bekerja namun Agung masih menyempatkan diri membantu mengajar ngaji anak-anak, sekarang hanya hari minggu saja dari magrib sampai isya. Itu Agung lakukan karena termotivasi dengan sabda baginda Rasululloh SAW; ”Sebaik-baik orang diantara kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Siapa yang tidak tergoda? mendapat 10 kebaikan dengan membaca satu huruf Qur'an, bisa bersama para malaikat dan menyandang predikat terbaik disisi Alloh.

Mulailah..  

| 5