Hak Ibu

Sekedar merefresh, kenangan tentang Ibu dan mungkin hal-hal yang belum sepenuhnya kita lakukan sebagai anak terhadap ibu kita tercinta..

“Dan kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu- bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun –selambat-lambat waktu menyapih ialah setelah anak berumur dua tahun–, bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (Luqman: 14)

Pada suatu hari ada seseorang yang datang menghadap Rasulullah dan bertanya, “Ya Rasulallah, siapakah orang yang lebih berhak dengan kebaikanku?” Jawab Rasulullah, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ibumu.” Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Jawabnya, “Ayahmu.”

Pengulangan kata ibu sampai dengan 3x mengindikasikan bahwa hak seorang ibu terhadap anaknya adalah lebih besar dari pada ayahnya, dan kewajiban anak terhadap ibunya lebih utama dari pada kepada ayahnya.

Para ayah harap mengalah, dan maklum..