Dekat-dekat sama Allah

| Filed under

Selalu begitu, orang yang sedang ada maunya biasanya dekat-dekat sama Allah, rajin ke masjid, rajin baca qur'an, sholat malam, shaum, dan tidak ketinggalan sodaqoh setiap hari jum'at.

Apa yang begitu salah? tidak salah yang salah itu yang jauh dari Allah, yang namanya mendekat ke Allah dengan banyak beribadah itu cara yang dibenarkan.

Bagaimana kalau beribadahnya dibarengi dengan banyak permintaan dan harapan? masih tidak salah selama minta dan berharap hanya kepada Allah, yang salah minta dan berharapnya kepada selain Allah.

Kadang ada yang menyalahkan orang yang mau dekat-dekat sama Allah dengan beribadah dan hanya minta ke Allah, "Kalau ibadah itu harus ikhlas, tidak usah minta ini itu segala" katanya.

Bukannya yang menyuruh Allah supaya beribadah dan minta apa yang menjadi kebutuhan juga harapan kita?

Keikhlasan bukan hak kita menilai tapi hanya Allah saja yang berhak menilainya, karena bisa jadi kita yang coba-coba menilai keikhlasan seseorang pada dasarnya belum ikhlas dalam beramal. 

Ujian bagi yang mau dekat-dekat sama Allah selalu ada saja, salah satunya omongan orang yang merasa dirinya sudah cukup, sehingga begitu gampangnya mereka menilai keikhlasan orang.

Yang mau dekat-dekat sama Allah tetaplah semangat, selama apa yang kita lakukan ada perintahnya dari Allah, laksanakan, yang dilarang Allah, jauhi.