Proses dan tahapan kehidupan manusia

Baru online lagi, pasang surut kehidupan memang hal yang unik, patut disyukuri, tanda kehidupan masih ada. dan kesempatan luas untuk berubah jadi lebih baik masih ada. Seperti peribahasa lama "Dimana ada kemauan pasti ada jalan". 
Aku mulai saja..

Niat baik tak selamanya ber-feedback baik, namun bagi yang ikhlas dan memasrahkan segala sesuatunya pada yang maha mengatur seluruh jagad raya ini, semuanya menjadi begitu indah dan luarbiasa. Semoga kita termasuk orang yang ikhlas dan berpasrah diri, amin. Tidak semua orang dapat memandang sesuatu dengan sudut yang sama, dan memang hak mereka untuk berbeda atau sama, memaksa mereka untuk satu pandangan dengan kita merupakan cara yang tidak bijak.Tidak pantas memaksa orang, apa lagi mereka sudah dewasa atau berumur, "lain carekeun" dalam bahasa sunda yang artinya bukan sesuatu yang pantas dimarahi, seperti anak kecil atau anak didik. Perlu pendekatan yang berbeda dan haruslah mengenal dan dekat sehingga setiap kata-kata kita tidak dianggap menggurui.

Mengenal dunia ini dari apa yang terlihat dan apa yang didengar dan apa yang teraba, mungkin kita akan beranggapan zaman ini begitu cepat dan instan, banyak hal, sehingga kita mengabaikan sesuatu yang disebut proses. Kita ingin segala sesuatunya cepat, sampai kepada keinginan merubah orang lain dengan cepat, wah tunggu dulu, apakah cara yang digunakan sudah tepat dan sesuai dengan kondisi, jangan ada pemaksaan. Dengan melihat salah satu contoh ayat sang pencipta alam, yakni tumbuhan, mereka berproses dan setiap jenisnnya mempunyai tahapannya masing-masing pertumbuhannya. Tanaman padi yang tumbuh dan berkembang yang kemudian bisa di panen dalam jangka 3 bulan paling cepat. Merekapun perlu proses, segalanya perlu proses.