Lintasan fikiran

Seorang teman pernah bertanya, apa tugas kita di bumi ini, ada perasaan kalau pertanyaan ini hanya untuk mengetes. Saya mulai menjawab sekenanya, beribadah kepada Allah, berbuat baik, menyambungkan tali silaturahmi, berbakti kepada orang tua, berinfaq dan berzakat. Mendengar jawaban saya, teman saya menjawab "Bukan itu yang saya maksud, ayo apalagi", "Saya nyerah!" ucap saya, terus terang saya ingin langsung saja, sebenarnya apa yang dia maksud atau sebenarnya saya memang belum tahu.. "Khalifah fil ardh, pemimpin di muka bumi, setiap kita adalah pemimpin!".

Iya juga, mungkin Allah ingin saya kembali mengingat, apa yang pernah di baca atau di dengar, tentang kepemimpinan. Setiap diri adalah pemimpin dan akan di minta pertanggungjawaban atas apa yang di pimpinnya. Sesungguhnya Pendengaran, penglihatan, dan hati akan di minta pertanggungjawabanya. Saya jadi terfikir apakah apa yang saya fikirkan akan juga di minta pertanggungjawabannya, seandainya benar maka saya harus memulai mengatur lintasan fikiran yang selalu berkelebat yang setiap harinya tak terhitung banyaknya.

" Ya Allah berilah hamba kekuatan untuk mengatur lintasan fikiran yang senantiasa berkelebat tak terhitung banyaknya, cenderungkan fikiran hamba kepada hal yang baik-baik saja, apalagi sekarang bulan Ramadhan, Syahrussiam, berikan hamba kekuatan!"
Bismillah..