Harga Diri

Memandang orang lain rendah dan diri sendiri lebih tinggi, ini bisa disebut takabur(menyombongkan diri). Kenapa demikian mungkin karena menolak kebenaran bahwa segala sesuatu yang ada pada diri ini adalah pemberian Allah, dan kedudukan setiap manusia ditentukan oleh seberapa taat diri ini kepada Allah. Segala yang ada di bumi adalah untuk kepentingan manusia dan Allah telah memberikan petunjuk untuk memeliharanya. Jika terjadi kerusakan di bumi mungkin yang harus pertama kali mengoreksi diri adalah manusianya, bukan menyalahkan alam.

Seberapa tinggi harga diri ini, jika sikap kita tidak dijaga dengan rasa malu, malu untuk berbuat kesalahan dan kehinaan dalam pandangan agama dan adat. Menjunjung nilai-nilai yang sudah ada bukanlah kolot atau ketinggalan zaman, jika nilai itu bermanfaat untuk kehidupan. Mengukur harga diri dengan perasaan saja tanpa melihat nilai dari pandangan agama dan adat, bisa jadi kita menjadi orang yang takabur.

Kita memang harus memiliki harga diri, namun tidak dengan hitungan materi. Harga diri ini bernilai tinggi, yang seandainya ditukar dengan apapun tidak akan mungkin bisa, karena kita yakin bahwa harga diri kita hanya bisa ditukar dengan keridhaan Allah SWT.

| 4