Introspeksi



Setiap kali aku teringat masa kecil dulu, aku jadi ingin ketawa sendiri, coz masa itu masa aku masih bloon. Belum bisa menerima kesalahan diri, maunya menang dan menyalahkan orang lain. Meski salah tapi selalu mencari alasan dan menyalahkan orang lain atau mencari kesalahan orang lain untuk dijadikan tameng. Dasar bodoh, akhirnya masalah tak kunjung selesai dan berlarut-larut, tapi seiring berjalannya waktu bisa selesai juga ketika ada yang menengahi, biasanya kakaku atau orang tuaku.

Berbeda dengan masa sekarang mungkin kebodohan itu masih ada, tidak ingin disalahkan, tidak menerima kesalahan diri dan menyalahkan orang lain meski dalam kadar yang berbeda. Masa kecil itu lebih kental karena merasa sok pintar/sok tau, sedang masa sekarang tidak begitu kental karena mulai ada kesadaran diri masih bodoh dalam beberapa hal. Tapi bloonnya akan keluar ketika amarah tak terkendali, muncul ego dan ingin menang sendiri, sudah begini gawat, lampu merah.

Aku mencoba introspeksi diri, semoga kedepan akan ada perubahan sehingga aku bisa menjadi lebih baik dalam personality.

Langkah yang aku ambil saat ini adalah :
1. Mencoba melapangkan dada menerima kesalahan.
2. Terus berusaha memperbaiki diri.
3. Tidak mudah terprovokasi oleh omongan orang yang tidak jelas.
4. Mencoba sabar dalam proses perbaikan diri untuk terbebas dari kebodohan.

Siap.. Laksanakan..

| 0