Persahabatan ini tak akan lapuk karena usia

Alangkah indah arti persahabatan yang dijalin dengan ketulusan, membuat hati ini tentram dan tenang. Mungkin terasa tenang dan tentram dan beban yang ada terasa ringan ketika berjumpa dengan sahabat tercinta. Melihat raut mukanya yang selalu ceria dan suka menghibur di kala kita sedih, kata-kata yang penuh motivasi, semakin di bayangkan semakin ingin kita bertemu. Satu atau dua jam masa berbincang-bincang begitu terasa singkat, kapan kita bertemu kembali. Bersamanya kita mencurahkan isi hati dan permasalahan, selalu saja ada solusi yang ia tawarkan dan membuat beban itu ringan.

Apa yang masih kurang ketika kita di karuniai sahabat yang tulus, berhati bersih, selalu positif thingking. Cukuplah dengan mempunyai sahabat kita merasa beruntung. Seribu sahabat masihlah kurang dan satu musuh  akan terlalu banyak, itu adalah kewajaran kita sebagai manusia. Siapa sih yang mau mempunyai musuh? tentu tidak ada kecuali seorang yang egois dan berfikiran sempit.

Menjadi manusia yang mempunyai rasa persahabatan, kehidupan akan terasa ringan, meski beban kehidupan menghimpit. Tidak ada gengsi yang berujung iri dan dengki, karena di fikirannya 'bagaimana aku bisa bermanfaat untuk sahabatku'. Kata-katanya positif, yang penuh motivasi, menyejukan dan penuh inspirasi. Membuat kita terus teringat kepadanya, merindukan saat bertemu dengannya.

Suatu saat akan ada juga saat berpisah, yang mengharukan, dan membuat kita harus berkata " Slamat tinggal.." kepada sahabat tercinta. Saat di mana perbedaan alam memisahkan, namun ikatan persahabatan akan selalu ada meski usia telah lapuk.