Mengungkapkan Masalah Merupakan Usaha Penyelesaian

Dalam kehidupan ada siang, ada malam, ada gelap, ada cahaya, ada manis, ada pahit. Itu hal yang biasa kita rasakan, yang mungkin sering kita alami dalam kehidupan. Di sadari atau tidak kadang kita merasa bahwa ketika siang itu datang, serasa hari adalah siang, dan ketika malam datang, serasa hari adalah malam, padahal dalam satu hari itu ada siang dan ada malam. Maksudnya bahwa dalam kehidupan ini isinya bukan hanya kesenangan tapi ada juga kesedihan, dan selalu silih berganti. Yang di perlukan selanjutnya adalah kemampuan kita untuk bertahan memilih sesuatu yang terbaik, yang disertai keilmuan tentang permasalahan yang kita hadapi.



Melalui tulisan ini, yang semoga bermanfaat, ingin hanya sekedar berbagi, tentang menghadapi masalah. Masalah akan selalu datang dalam kehidupan ini, meski tak kita undang, maka tak usah mengundang masalah, masalah itu akan datang sendiri. Seorang sahabat pernah bilang kalau kita punya masalah itu wajar yang tidak wajar yang tidak punya masalah. Meski harus di lihat juga masalahnya apa dulu, kalau jatuh dilubang yang sama sih itu mah, menciptakan masalah.

Yang di rasakan bahwa untuk menyelesaikan masalah harus tau jelas apa permasalahan yang sebenarnya terjadi. Dengan mengungkapkannya kepada orang yang kita percayai dan kompeten, sebetulnya salah satu upaya penyelesaian yang paling baik dan terbukti ampuh. Berbeda dengan hanya memendamnya dalam-dalam, sendiri, di fikiran dan perasaan. Sekali lagi meski sebahagian orang sulit melakukannya, semua perlu proses lah.

Makanya, melalui tulisan ini juga, sekalian mengajak untuk bisa belajar mengungkapkan masalah sebagai salah satu upaya penyelesaian masalah. Apapun itu, pribadi (keluarga, teman sahabat), pekerjaan (profesi, partner), ekonomi (ter-favorit), sosial, budaya (kaitannya dengan sikap toleransi), hankam (masalah-nya udah gawat ini mah), dll.

Beruntung bisa menemukan tempat yang nyaman ini, blogger, sehingga kita bisa mengungkapkannya melalui tulisan atau gambar atau what ever-lah..


Begitu sajah.. mungkin sementara..
Mohon maaf apa bila ada salah-salah kata..
Bilahitaufiq wal hidayah..
Wasalaamu'alaikum..