Plin-Plan

Seorang teman pernah mengataiku "plin-plan". Awalnya mungkin aku tidak menerimanya, tapi kenyataan berkata lain, memang bener juga. Predikat baru harus aku terima dengan berat hati, karena plin-plan terkesan jelek menurut aku. Habis siapa suruh pilih A ganti pilih lagi B terus pilih lagi A. Itulah Plin-plan kawan.

kata plin-plan mungkin ada baru-baru ini lahir atau sama lahirnya bareng dengan kata ragu-ragu. Soalnya kedua kata ini mirip, sebelas duabelas, kembar siam. Bedanya hanya dari awalannya p dan r .

Sikap plin-plan memang wajar ketika kita belum tahu ilmunya, namun mungkin itulah mengapa sesuatu yang meragukan dalam islam supaya dijauhi/ jangan dulu ambil keputusan. Makanya aku sekarang berusaha kalau mau memilih gak asal-asalan harus tau ilmunya dulu, barulah memilih.

Semoga saja predikat ini cepat-cepat lepas dari diriku ini, harus ada usaha yang sungguh-sungguh nich..
Bismillah..