Ketika Keikhlasan Jadi Alasan

Setiap manusia pasti berbeda dalam segi kemampuan dan minatnya dalam bekerja dan berusaha, dari segi penampilan pun tidak mungkin ada yang sama antara manusia satu dan lainnya, meski mereka kembar identik. Perbedaan itu adalah bukti kekuasaan penciptaan Alloh yang maha pencipta dan maha kuasa. Untungnya sebagian besar perbedaan itu dijadikan saling melengkapi, meski ada yang menjadikan perbedaan itu alat untuk memusuhi dan menjatuhkan bahkan melenyapkan.

Terlepas dari segala perbedaan yang ada, ada satu kesamaan dalam hal perintah yang diemban setiap manusia yaitu beribadah, ibadah bukan hanya berbentuk ibadah ritual semata yang berarti sempit, tapi ibadah yang berarti luas meliputi bekerja dan berusaha untuk bisa bermanfaat bagi sesama manusia, yang demikian adalah perintah dari Alloh SWT.

Kemampuan setiap manusia berbeda seperti yang sudah disinggung, maka mereka bebas melakukan atau melaksanakan perintah Alloh sesuai dengan batas kemampuannya. Namun ada yang salah, jika ada yang menunda pekerjaan atau usaha kebaikan hanya karena takut tidak ikhlas atau bukan karena Alloh, itu alasan yang dibuat-buat, mungkin karena malas atau memang tidak mampu. Mengenai ikhlas bisa kita belajar dan mengusahakannya sesudah bekerja dan berusaha. Saat ini saatnya mendahulukan bekerja dan berusaha, untuk keikhlasan kita serahkan kepada Alloh SWT.

Hanya Alloh yang maha mengetahui..