2 Alasan Tolak Kenaikan BBM

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Alloh Subhanahu Wa Ta'ala karena BBM tidak jadi naik, meski keputusan pemerintah itu bunyinya "ditunda". Apapun itu, berarti untuk saat ini kenaikan BBM belum terjadi, dan saya berharap kenaikan BBM saat ini tidak terjadi. Dengan kuasa Alloh SWT, perjuangan mahasiswa, para wakil rakyat, sehingga menggerakkan pemerintah untuk menunda kenaikan BBM.

Saya menolak kenaikan BBM bukan tanpa alasan, dan hanya ikut-ikutan atau hanya iseng. Alasan saya menolak kenaikan BBM, sebagai rakyat yang tidak berpendidikan tinggi, tapi akan sangat mengerti apa yang akan dirasakan masyarakat, tetangga bahkan saya sendiri jika BBM jadi naik saat ini.

Sedikitnya ada 2 alasan yang saya akan kemukakan, yaitu sebagai berikut :

Pertama, Ekonomi rakyat belum baik atau masih lemah. Banyak buruh yang gajinya masih di bawah UMR dan perekonomian yang kurang berpihak kepada rakyat. Kenaikan BBM bisa berakibat bertambah melemahnya ekonomi masyarakat. Oleh karenanya saya sangat berharap ada pembenahan ekonomi sehingga lebih berpihak kepada rakyat.

Kedua, Efisiensi BBM belum maksimal. Kemacetan yang menjadi fenomena lalulintas kita saat ini adalah salah satu sebab belum efisiennya penggunaan BBM, juga subsidi BBM yang belum tepat sasaran. Ide untuk lebih memajukan transportasi umum kita, mungkin menjadi salah satu solusi yang baik.

Saya sengaja menggunakan kata belum untuk alasan diatas karena saya merasa optimis jika betul-betul ada niatan dari pemerintah untuk mensejahterakan rakyat, maka kenaikan BBM bukan lagi masalah. Mungkin rakyat akan dengan senang hati menerima keputusan pemerintah.

Wallahu'alam

Hasil Sidang Paripurna DPR tentang BBM 

 

| 8