![]() |
Sumber |
Aku rebahan di kasur, biasanya kepalaku agak baikan ketika sudah ditidurkan, 2-3 jam. Saat itu jam 1 siang, aku habis pulang dari sekolah, seperti biasa aku langsung tidur, bangun sore jam 3-an, kadang sempat sholat berjama'ah kadang juga bablas, akhirnya hanya bisa sholat sendirian. Migrain harian, ya, hampir setiap hari aku migrain, entah apa sebabnya, anehnya kalau pagi ga tuh, pas mendekati waktu siang aja, sedikit aneh, "Jangan mengeluh.. jangan mengeluh.." bisikku dalam hati menyemangati diriku sendiri, kalau bukan diriku sendiri yang menyemangati lalu siapa lagi, Ayah atau Ibu atau saudaraku?, mereka punya persoalan yang mungkin lebih berat dari nyeri kepala ini, "Jangan tambah beban mereka" batinku.
Sumber |
Siang itu aku bermimpi, aneh, perasaan mimpiku selalu aneh, tapi aku yakin kalau mimpi punya sebuah arti, isyarat, biasanya tentang sesuatu yang sesuatu itu hanya bisa kita ketahui di masa depan. Contohnya mimpi Nabi Yusuf yang ada dalam Qur'an, setelah sekian lama barulah ketahuan kalau mimpinya melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadanya, menjadi isyarat kalau di masa yang akan datang beliau akan menjadi seseorang yang dimuliakan. Sebetulnya jangan juga tersugesti mimpi terlalu jauh, karena mimpi ada 2, jelek dan baik, jelek dari setan dan yang baik dari Alloh, kalau yang datang mimpi yang jelek banyak-banyak istigfar dan meminta perlindungan Alloh, kalau yang datang mimpi yang bagus/baik banyak-banyak memuji Alloh dengan tasbih, tahmid dan jangan lupa juga banyak-banyak istigfar supaya Alloh mewujudkan mimpi kita yang baik itu.
Mimpiku siang itu..
(Bersambung)
Bekas Sujudnya Bercahaya 1
Bekas Sujudnya Bercahaya 2
Bekas Sujudnya Bercahaya 3
Bekas Sujudnya Bercahaya 4