Ketika Ujian itu datang apa yang bisa dilakukan

Mungkin akan terasa aneh buat sebahagian orang kalau kita memikirkan apa yang belum datang, belum kelihatan, belum terdengar, belum tersentuh, yang baru ada di alam mimpi. Meski ada juga seseorang yang selalu memikirkan, tapi hal-hal yang sebetulnya kurang baik untuk di fikirkan, seperti contohnya, memikirkan kemungkinan buruk tapi tidak di barengi ilmu, yang terjadi adalah ketakutan untuk melangkah maju kedepan. Langkah maju kedepan menjadi penting, mengingat waktu akan terus maju dan tak pernah surut mundur, langkah maju ini menyeluruh, seluruh aspek diri di libatkan termasuk fikiran. Sudah banyak paparan yang menjelaskan secara detail tentang kekuatan berfikir disamping kekuatan psikomotorik, contohnya tentang berfikir positif, berfikir otak kanan, bahkan sampai berfikir otak tengah.



Waktu ujian akan lebih sedikit di bandingkan waktu latihan atau persiapan, namun yang sedikit itu amat sangat menentukan masa depan, akan menjadi apa, dan akan kemana. Tidak banyak orang yang menyadari waktu yang luang adalah waktu persiapan dalam rangka menghadapi ujian-ujian, ketika waktu luang, itu berarti ujian akan datang atau segera datang, maka bersiaplah selalu. Kemampuan memikirkan akan menjadi apa dan mau kemana, memang perlu, meski masih ada yang menganggap aneh, "biarkan hidup mengalir seperti air", kata-kata itu tidaklah salah namun penempatannya haruslah sesuai.

Ketika daya fikir itu telah menembus ruang dan waktu dan disertai usaha yang konsisten, maka tunggulah waktu ujian yang akan tiba, solusi akan selalu ditemukan, keyakinan yang kuat akan terasa dalam menghadapi ujian itu. Memulai akan terasa sulit dia awal waktu, wajar, berusaha terus menerus adalah pilihan yang istimewa. Biarkan orang melihat dan kitapun melihat akan jadi apa dan mau kemana, ketika ujian itu datang dan kita memilih jalan yang terbaik..